Bupati Larang Bunyi Petasan ?
NABIRE - Usai memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (3/12), Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP, kepada media ini men
Bagikan
NABIRE - Usai memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Senin (3/12), Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos, MAP, kepada media ini mengatakan, sepanjang bulan suci Desember 2018 tidak ada bunyi-bunyian petasan apapun di bumi Nabire. Bupati Isaias mengajak kita untuk saling menghargai sesama umat beragama.Kata dia, pada bulan Desember ini kita sudah memasuki minggu-minggu Adven atau masa ketenangan bagi umat kristiani untuk menyambut kelahiran Yesus Kristus sang Penebus Dosa. Sehingga setiap orang kristen atau umat kristiani harus membersihkan diri dan mempersiapkan diri menyambut kelahiran Putra Natal.Bupati Isaias Douw meminta kepada para pemasok, penjual dan pembeli petasan serta pengguna petasan agar menjelang natal hingga memasuki natal hari kedua, dirinya tidak mendengar atau mendapatkan laporan adanya bunyi-bunyian petasan di bumi Nabire.Dalam rangka mengantisipasi adanya bunyi-bunyian bersumber dari petasan maupun meriam yang dibuat oleh anak-anak dengan racikan spertus, Bupati Nabire telah mengeluarkan Instruksi Bupati. Isinya menyangkut bunyi-bunyian yang dilarang keras untuk dibunyikan sebelum Natal.“Selaku bupati saya tidak melarang saudara untuk mencari makan dengan cara jualan petasan. Tetapi saudara ingat bunyi-bunyian itu sangat mengganggu umat kristiani yang kini sedang memasuki minggu-minggu adven atau minggu tenang menyambut kelahiran Putra Natal. Marilah kita saling menghargai sesama umat beragama di atas tanah Nabire,” tegasnya.Bupati Nabire meminta kepada seluruh umat muslim yang ada di Kabupaten Nabire agar di bulan Desember ini turut mengambil bagian menjaga keamanan dan ketertiban bagi umat nasrani yang sedang melaksanakan Natal. Pada bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri juga umat nasrani yang mengambil peran menjaga keamanan dan ketertiban di daerah ini. (des)
Bagikan artikel ini



