SUGAPA – Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si, memberikan warning (peringatan, red) bagi oknum pedagang atau pengusaha yang selama ini berperan sebagai penadah barang curian atau barang jarahan. Bupati Nato menegaskan tidak boleh membeli atau menerima barang curian atau barang jarahan. Informasi yang berkembang di masyarakat, ada oknum pedagang yang membeli barang-barang curian atau jarahan dari barang-barang milik kantor, rumah atau barak pegawai.Lebih lanjut dikatakan Bupati Nato, kejahatan biasanya timbul karena adanya kesempatan. Adanya oknum penadah barang curian membuat pencuri semakin sering melakukan tindakan kejahatan. Karena ada penadah yang siap membeli barang curian atau barang jarahan tersebut.“Saya minta kepada kepolisian Resport Paniai khususnya Polsek Sugapa, segera melakukan sweeping barang-barnag yang ada di penadah dan menangkap serta menindak pelaku pencurian dan oknum penadah barang curian sesuai hukum yang berlaku,” tegas Bupati Nato saat peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-73 tingkat Kabupaten Intan Jaya di Sugapa.Lebih lanjut dikatakan, untuk oknum-oknum yang sering memprovokasi masyarakat untuk melakukan penjarahan dan pembakaran kantor atau barang pegawai dan bagi oknum yang melakukan pembakaran, pemerintah sudah cukup sabar dengan apa yang terjadi. Bupati Nato meminta aparat penegak hukum dalam hal ini Polres Paniai untuk bekerja, menangkap dan menindak oknum yang melakukan pembakaran. Selain itu, juga menangkap dan menindak aktor intelektual yang memprovokasi pembakaran kantor-kantor pemerintah dan barak pegawai.“Penindakan hukum bagi oknum-oknum yang melakukan tindakan kriminal harus dilakukan oleh aparat penegak hukum agar menimbulkan efek jera bagi pelakunya,” tegas Bupati Nato.Dialog PerdamaianKatanya, pemerintah daerah saat ini bekerja bersama masyarakat untuk mewujudkan perdamaian di Kabupaten Intan Jaya dan melakukan dialog atau bermusyawarah dengan pihak-pihak yang bertikai pasca Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya tahun 2017. Setelah melakukan komunikasi dan mencapai kata sepakat nantinya dengan pihak-pihak yang bertikai, kita akan menempuh ritual adat sehingga seluruh pertikaian dapat diselesaikan dengan baik.Dengan perdamaian ini pegawai akan nyaman bekerja di Sugapa, sehingga dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pengusaha dengan tenang dapat menanamkan modalnya di Intan Jaya, sehingga tercipta peluang kerja yang cukup, dan guru-guru dapat mengajar dengan baik dan sekolah-sekolah dapat beraktifitas seperti biasa. Sehingga tingkat kecerdasan anak-anak kita meningkat. Perdamaian yang menyeluruh ini, pada akhirnya memberikan tingkat kesejahteraan masyarakat Intan Jaya yang lebih baik lagi. (ros)