Bupati Intan Jaya dan PLN Bahas Pengembangan Listrik, Energi Terbarukan Jadi Solusi Masa Depan

SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya terus mendorong pemerataan akses listrik hingga ke wilayah-wilayah terpencil. Komitmen tersebut diperkuat melalui pertemuan antara Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, S.Kom., S.H., M.H., dengan Manager PLN UP3 Nabire, Paulinus Mahuse, beserta tim konsultan dan rombongan di Kantor Bupati Intan Jaya, Sugapa, Kamis (21/5/2026).
Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Bupati itu membahas perkembangan pembangunan dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Sugapa, sekaligus rencana peningkatan layanan kelistrikan bagi masyarakat Intan Jaya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Aner Maisini menyampaikan apresiasi kepada PLN atas upaya yang telah dilakukan dalam menghadirkan layanan listrik di wilayah pegunungan Papua Tengah tersebut. Menurutnya, sektor kelistrikan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah.
"Kami menyambut baik kunjungan ini dan mengapresiasi kerja PLN. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dalam menghadirkan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penerangan sebagai bagian dari visi Intan Jaya Terang," ujar Bupati.
Usai pertemuan, Bupati bersama Manager PLN UP3 Nabire dan tim melakukan kunjungan lapangan ke Kampung Holomama dan Kampung Mamba. Kedua kampung tersebut direncanakan menjadi lokasi pengembangan jaringan listrik guna memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat.
Di lokasi tersebut, rombongan meninjau langsung kondisi geografis wilayah dan kesiapan infrastruktur pendukung yang akan menjadi dasar dalam perencanaan pembangunan jaringan listrik ke depan.
Tidak hanya itu, rombongan juga melakukan peninjauan ke lokasi PLTD Sugapa dan melihat secara langsung kondisi Sungai Wabu yang berada di sekitar kawasan pembangkit listrik.
Manager PLN UP3 Nabire, Paulinus Mahuse, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada pengembangan PLTD, tetapi juga untuk mengidentifikasi potensi energi terbarukan yang dapat dikembangkan di Intan Jaya.
Menurutnya, tantangan distribusi energi ke Sugapa cukup besar karena akses transportasi yang masih bergantung pada jalur udara menggunakan pesawat perintis. Kondisi tersebut membuat pemanfaatan sumber energi lokal menjadi pilihan strategis untuk menjamin keberlanjutan pasokan listrik.
"Kami melihat potensi energi terbarukan di daerah ini cukup besar, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). Dengan kondisi geografis yang ada, pemanfaatan potensi alam menjadi langkah penting untuk keberlanjutan energi di Intan Jaya," jelas Paulinus.
Setelah meninjau sejumlah lokasi, rombongan kembali mengunjungi PLTD Sugapa untuk melihat kondisi operasional pembangkit, termasuk unit mesin diesel baru yang baru tiba di Sugapa.
Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan operasional pembangkit dalam mendukung peningkatan pelayanan listrik kepada masyarakat serta menjawab kebutuhan energi yang terus meningkat seiring pertumbuhan pembangunan daerah.
Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kabupaten Intan Jaya dan PLN berharap sinergi yang telah terbangun dapat semakin diperkuat, sehingga program pemerataan listrik dapat berjalan lebih cepat. Selain itu, pengembangan energi terbarukan diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mewujudkan kemandirian energi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Intan Jaya.
Dengan semangat kolaborasi tersebut, visi "Intan Jaya Terang" tidak hanya menjadi slogan pembangunan, tetapi juga langkah nyata menuju pelayanan dasar yang lebih baik bagi seluruh masyarakat hingga ke pelosok daerah. (ppn)
Bagikan artikel ini



