Bupati Himbau Pimpinan OPD Tak Monopoli Pekerjaan
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP menghimbau kepada semua pimpinan OPD untuk memberikan kesempatan dan kepercayaan berkarier k
Bagikan
NABIRE - Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP menghimbau kepada semua pimpinan OPD untuk memberikan kesempatan dan kepercayaan berkarier kepada bawahan. Jangan semua pekerjaan dimonopoli oleh pimpinan OPD. Namun, berikan kesempatan dan kepercayaan kepada sekretaris, kepada bidang untuk berkompetisi dan bekerja. Supaya roda pemerintahan berjalan dengan baik. Karena sewaktu-waktu jabatan kepala dinas atau pimpinan OPD akan juga dijabat oleh seorang sekretaris, kepala bidang dan kepala bagian. Hal ini ditegaskan Bupati Nabire saat memberikan sambutan pada Upacara Pelantikan Pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, Senin (27/8). Penegasan ini disampaikan mengingat banyak laporan yang diterima bupati, sejumlah pimpinan OPD ada yang tidak memberikan kepercayaan dan kesempatan atau pembagian kerja yang merata kepada bawahannya. “Untuk mencapai sukses dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian kepada negara dan bangsa, sebagai seorang pejabat diharapkan agar selalu meningkatkan fungsi koordinasi dengan semua satuan kerja atau instansi lain. Sehingga segala permasalahan yang dihadapi dapat segera diketahui untuk dicari solusinya,” kata bupati. Dirinya juga mengingatkan agar bawahan juga tidak boleh melampaui dan mencampuri tugas pimpinan OPD yang sudah diatur sesuai dengan Tupoksinya. Karena masing-masing bagian punya batas-batas kewenangan. Jangan membangkang pimpinan jika memang itu untuk kemajuan daerah dan masyarakat serta kesejahteraan ASN. “Hargai pimpinanmu, koordinasi dengan pimpinanmu, jangan main langsung-langsung. Karena pendelegasian tugas, kewenangan, itu semua sudah jelas ada aturannya, bukan dilakukan seenaknya oleh bawahan,” tegasnya. Lanjutnya, seorang pimpinan OPD harus mampu merespon segala permasalahan yang terjadi. Agar tidak menjadi hambatan yang berlarut-larut dalam pencapaian tujuan pemerintah yang telah direncanakan. Serta, adanya kekompakan baik dalam berpikir, bertindak serta menyikapi tugas yang akan diselesaikan.Hal ini menurut mupati, merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, yang perlu dipahami dengan baik dalam tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara. koordinasi tidak mungkin berjalan tanpa adanya respon, begitu juga sebaliknya, koordinasi, respon atau partisipasi tidak mungkin berjalan jika kekompakan tidak terakumulasi secara baik. (cad)
Bagikan artikel ini



