NABIRE - Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP saat dihubungi wartawan via telephone seluler, Rabu (21/8) mengatakan, terkait aksi demonstrasi kedua yang akan direncanakan dilakukan pagi ini (Kamis 22/8/2019) oleh warga masyarakat Nabire, harus berjalan aman, tertib dan damai serta tidak anarkis.  Kata Bupati Isaias, aspirasi dari warga masyarakat Nabire sudah disampaikan dengan damai pada Selasa (20/8) bertempat di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Nabire yang diterima langsung oleh Sekda dan jajaranya. Pemerintah Daerah dan DPRD sudah menindaklanjuti apa yang menjadi tuntutan dalam aspirasi yang dilakukan Selasa lalu. Pemerintah Daerah dan DPRD juga sudah mengutus delegasi dari Kabupaten Nabire dari Pemerintah Kabupaten Nabire, yaitu Asisten III Setda Nabire, Pieter Erari, SE., M.Si untuk membawa aspirasi dan tuntutan secara tertulis kepada Pemerintah Provinsi Papua dan sudah tiba Rabu (21/8) di Jayapura.  “Pak Pieter Erari sudah tiba tadi pagi (Rabu) dan tuntutan itu sudah disampaikan ke Jayapura,” ungkapnya.  Terkait dengan rencana aksi demonstrasi hari ini, Bupati Nabire mengatakan bahwa setiap warga masyarakat yang melakukan aksi harus dilakukan dengan cara-cara yang damai dan tertib serta tidak melakukan tindakan anarkis. Terkait adanya informasi adanya mobilisasi masa dari kabupaten lain di luar Nabire yang bersama-sama akan melakukan aksi demonstrasi, dirinya selaku Bupati Nabire menyampaikan untuk tidak melakukan aksi demonstrasi di Kabupaten Nabire. Dalam arti, silahkan melakukan aksi di kabupaten masing-masing, karena setiap kabupaten sudah punya bupati dan DPRD masing-masing.  “Nabire adalah kabupaten, sama dengan Kabupaten Deiyai, Dogiyai, Paniai, Intan Jaya. Untuk itu, kalau ada mobilisasi masa dari kabupaten pedalaman, sebaiknya melakukan aksi di kabupaten masing-masing dan masing-masing bupati dan Ketua DPRD menyampaikan aspirasi itu ke gubernur, kalau terjadi apa-apa yang bertanggung jawab siapa ?,” ujarnya. “Saya selama ini bersama dengan Forkopimda, Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Kapolres Nabire, Dandim 1705/Paniai dan Kepala Kejaksaan Negeri Nabire selalu berkoordinasi untuk memastikan situasi dan kondisi Nabire aman, agar masyarakat dapat beraktifitas seperti biasa. Oleh karena itu, saya minta kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, dengan tujuan hanya ingin merusak stabilitas keamanan  daerah, karena ada kepentingan-kepentingan lain yang menyusup masuk,” tuturnya.          Saat wartawan menghubungi Bupati Nabire dan mengkonfirmasi terkait dengan aksi demonstrasi yang rencananya akan dilakukan pagi ini (Kamis 22/8), Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos., MAP sedang berada di luar Nabire untuk kepentingan Dinas Pemerintahan. (cad)