NABIRE – Penjabat Bupati Nabire, Sendius Wonda, SH.,M.Si berharap kepada para guru yang tergabung tentunya dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) untuk mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire dan peduli akan lingkungan, termasuk halnya dengan masalah kebersihan dan sampah. Menurutnya, guru yang professional diharapkan mampu berprestasi dalam pembangunan nasional dan daerah dalam mencerdaskan anak bangsa, mewujudkan insan Indonesia yang bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi serta berkepribadian luhur. Untuk itulah, jelas Bupati Sendius Wonda, tidaklah berlebihan kalau dikatakan bahwa masa depan masyarakat daerah, bangsa dan negara sebagai sebagai besar ditentukan oleh guru. Termasuk menyangkut dukungan pembangunan daerah dan masalah lingkungan hidup. Tambahnya, melalui wadah PGRI pengembangan profesi guru terus dilakukan. Pemerintah terus berupaya meningkatkan kompetensi dalam professional guru, pola pengembangan karir yang jelas serta peningkatan kapabilitas guru terutama dalam proses pembelajaran, sehingga terwujud pendidikan yang berkualitas.Tentunya hal ini harus diimbangi dengan peningkatan mutu dan kualitas layanan pendidikan kepada peserta didik. Harus kita akui bahwa dunia pendidikan kita masih ternoda dengan adanya guru yang tidak aktif mengajar terutama di daerah terpencil. Kegiatan masa orientasi siswa (MOS) yang berlebihan, sehingga menimbulkan korban, penyalahgunaan dana BOS, pungutan oleh pihak sekolah diluar ketentuan dan kewajaran.“Untuk itu melalui momentum halal bi halal ini, saya ingin mengajak kepada para guru sekalian agar menegakkan kode etik profesi guru, membangun sinergitas dengan berbagai stakeholder termasuk pemerintah daerah, meningkatkan komitmen dan professional serta menjaga persatuan dan persaudaraan sesama insan pendidikan dalam rangka peningkatan kualitas mutu dan layanan pendidikan demi terwujudnya masyarakat Nabire yang bangkit, mandiri dan sejahtera,” imbuh bupati. (wan)