NABIRE – Bupati Kabupaten Dogiyai, Yakobus Dumapa, SIP, lebih tegas dan terbuka kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Dogiyai untuk proaktif menjalankan tugas, sekaligus menjadi eksekutor program kebijakan dan program yang ditetapkan Bupati. Hasil pertemuan antara Bupati, Wakil Bupati Dogiyai dan Sekretaris Daerah (Sekda) mesti disampaikan kepada bawahan melakukan pertemuan kembali dengan bawahan dan langsung disampaikan pimpinan OPD lakukan kegiatan supaya ada perubahan di tengah masyarakat Kabupaten Dogiyai. Penegasan Bupati Dogiyai itu, ketika melakukan rapat evaluasi periode ke III bertempat rumah makan Selera pada hari Sabtu lalu. Rapat evaluasi tahap tiga dipimpin Bupati Yakobus Dumapa dan Sekda Natalis Degei, yang diikuti para pimpinan OPD. Bupati Dogiyai Yakobus Dumapa menegaskan, sidang perubahan di dewan yang lalu itu bukan bagi–bagi uang. Bawa uang besar dengan rombongan perjalanan dinas dan selanjutnya menghabiskan uang tanpa ada kegiatan dan tanpa ada hasil. Tidak seperti itu, kata Bupati Dumapa. “Saya ada rencana pengalihan dana bagi dinas yang memang bekerja, namun belum mencukupi uang. Dinas yang benar–benar ada kegiatan,” ujarnya. Pada kesempatan itu, bupati juga minta mesti ada pendelegasian tugas kepada bawahan. Tak bisa semua tugas diselesaikan dengan pimpinan dan sekretaris. Dirinya juga meminta untuk tidak dibocorkan rahasia kebijakan Pemerintah Dogiyai, menjaga dokumen, kerahasiaan pemerintah Dogiyai. Pejabat dan pegawai Dogiyai untuk membaca undang–undang dan peraturan pemerintah. Sekda Dogiyai, Natalis Degei, S.Sos, saat mendampingi Bupati Dogiyai menambahkan, menghargai bawahan dan keterbukaan sangat penting. Tugas dibagi habis kepada bawahan. Rajin ikut apel setiap apel gabungan, jangan ada kesan Bupati ada di Dogiyai baru semua pejabat juga ada di Dogiyai. Demikian juga PNS Dogiyai, kita mesti rajin masuk kantor dan berani tanyakan hal yang belum paham dan mengerti. “Itu lebih bagus untuk yang bersangkutan maju,” pungkas Natalis Degei.(don)