DOGIYAI – Bupati Kabupaten Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., secara resmi menghadiri dan membuka kegiatan bakti sosial "Peduli Kampung" yang digelar oleh Forum Komunikasi Pelajar Mahasiswa Lembah Hijau Kamuu (FK-PMLHK). Acara pembukaan berlangsung di Aula Koteka Moge, Moanemani, Dogiyai, pada Selasa (7/7/2026).

Kegiatan ini merupakan inisiatif para pelajar dan mahasiswa asal Dogiyai yang sedang menempuh pendidikan di Kota Jayapura. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan Kabupaten Dogiyai, Nason Pigai, S.IP., serta sejumlah senior alumni FK-PMLHK. 

Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para peserta. Ia menilai kegiatan ini sebagai bentuk kelanjutan dari semangat kepedulian terhadap tanah kelahiran yang pernah dirintis oleh para pendahulu beberapa tahun silam.

"Awalnya kami merintis wadah ini dengan tujuan cinta terhadap tanah ini. Kini, saya senang melihat adik-adik kembali ke Dogiyai untuk melanjutkan estafet kepedulian tersebut," kata Bupati.

Bupati menekankan pentingnya kegiatan semacam ini bagi perkembangan karakter mahasiswa. Menurutnya, melalui aktivitas sosial di kampung halaman, para pemuda belajar menjadi pemimpin, menggerakkan orang lain, dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

"Organisasi mungkin terlihat kecil, tetapi bisa melahirkan pemimpin-pemimpin besar. Di kampus kalian mendapatkan teori, maka 'Peduli Kampung' ini adalah tempat kalian mempraktikkan ilmu tersebut secara nyata," jelasnya.

Menyambut pelaksanaan kegiatan selama satu minggu ke depan, Bupati berpesan agar seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Ia juga membuka ruang komunikasi seluas-luasnya bagi para peserta jika menghadapi kendala di lapangan.

"Dalam pelaksanaan apa pun, jika ada kebutuhan atau kendala, segera beri tahu kami. Saya sebagai Bupati, bersama Sekda, Asisten I, serta Kepala Dinas dan Badan terkait siap membantu. Sampaikan saja melalui para alumni agar kami bisa segera turun tangan," harapnya.

Bupati juga memberikan instruksi khusus terkait aspek lingkungan dan budaya. Ia meminta panitia untuk berkoordinasi dengan Kantor Lingkungan Hidup terkait pengelolaan sampah, khususnya menghindari pembakaran terbuka yang dapat merusak kualitas udara di Moanemani. Sebagai gantinya, ia mendorong peserta untuk melakukan penanaman pohon di sekitar area kegiatan.

"Lebih penting lagi, adik-adik harus menanam pepohonan di sekitar Moanemani. Selain itu, salah satu misi pemerintahan kami adalah melindungi tempat-tempat keramat. Lakukanlah kegiatan dengan rasa kepedulian tinggi terhadap nilai-nilai adat dan budaya setempat," pesannya.

Di akhir sambutannya, Bupati Yudas Tebai menutup dengan pesan inspiratif bahwa kehadiran para mahasiswa adalah bukti cinta mereka terhadap daerah.

"Adik-adik datang karena kepedulian. Suatu saat nanti, kalianlah yang akan datang menggantikan peran kami memimpin Dogiyai. Jadilah generasi penerus yang berkualitas," tutup Bupati.

Usai acara pembukaan, Bupati dijadwalkan bertemu secara khusus dengan panitia inti dan pengurus FK-PMLHK untuk mendengarkan rencana detail kegiatan selama sepekan ke depan. (you)