DEIYAI - Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, didampingi pimpinan OPD terkait, bersama rombongan melakukan pematauan langsung lapangan pada sejumlah sekolah di Deiyai.

Pemantuan orang nomor satu Deiyai ini, bertujuan melihat dari dekat kondisi umum dan aktifitas sekolah, terutama melihat kelancaran proses kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Pemantauan langsung pada sejumlah sekolah tersebut, menunjukan komitmen pemerintah daerah dalam membangun daerah di sektor pendidikan, terutama mempersiapkan sumber daya manusia Deiyai yang handal dan berkualitas.

Kegiatan pemantauan Bupati Mote bersama rombongan, terhadap aktifitas sekolah SD, SMP, yang dimulai dari pagi jam.09.00 WIT, 9 April 2026 ini merupakan bagian dari keseriusan pemerintah daerah terhadap program priotitas di masa kepemimpinan Mote-Pigome.

Dalam kegiatan pemantauan langsung di sekolah, bupati juga berdialog dengan para siswa, para guru dan warga sekitarnya yang juga sebagai orang tua siswa.

Selain Bupati Mote, melihat kegiatan belajar mengajar di sekolah, ia juga menggagendakan sekolah yang sama sekali tidak berjalan kegiatan belajar mengajar adan aktifitas lainnya di sekolah, seperti sekolah yang tidak ada guru, tiada siswa hanya ada gedungnya saja.

Sekolah yang kondisinya lumpuh total aktifitas sekolah terutama kegiatan belajar mengajar, akan menjadi bahan evaluasi, dengan sanksi terakhir, ditutup sekolahnya.

Dalam pantauan Bupati Mote, kali ini tidak ada temuan sekolah yang lumpuh total aktifitas sekolah, terutama proses kegiatan belajar mengajar, hanya ada keluhan dan kebutuhan yang berat yang membutuhkan dana yang besar terutama renovasi gedung sekolah, fasilitas dan juga penyediaan tenaga gurunya.

Di sela-sela kegiatan pemantauan langsung sekolah itu, Bupati Mote mengungkapkan, sesuai hasil pemantauan sejumlah tidak ada sekolah tidak berjalan aktifitasnya, terutama proses kegiatan belajar mengajar. 

“Kami melakukan pemantauan sekolah ini, kini sudah memasuki persiapan pelaksanaan ujian bagi siswa SD, SMP, SMA/SMK, maka perlu pemantauan dari pemerintah terhadap aktifitas KBM dan aktifitas sekolah lainnya dari dekat,” katanya, belum lama ini.

Lanjutnya, apa pun yang menjadi hasil pantauan, terutama keluhan, kebutuhan, keinginan, guru, warga yang juga orang siswa, telah menjadi sebuah bahan untuk ke depan dalam meningkatkan mutu pendidikan di Deiyai, sesuai komitmen pemerintah daerah melalui dinas terkait.

“Membenahi sesuatu sesuai kondisi rill, tidak bisa pungkiri dan tidak bisa langsung tetapi secara bertahap sesai kondisi. Semuanya tergantung kondisi yang ada,” ungkapnya.

Bupati mengharapkan, kepada semua pihak, stakeholder terus mendukung dan berpartisipasi membangun Deiyai bersama pemerintah daerah. (hbb)