DOGIYAI – Bahan diskusi di tengah masyarakat di Moanemani dan sekitarnya pada Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai menyebutkan bahwa Paslon Bupati dan Wabup dari sekarang ini karena hanya didasari oleh keinginan untuk menjadi kaya.

Berbeda dengan beberapa pejabat sebelumnya, dimana mereka melihat ada bekas tangan, seperti perjuangan pemekaran Dogiyai, Natalis Degei dan pamong murni Drs. Adauktus Takerubun.

Selain itu, almahum Thomas Tigi. Penjabat Bupati Dogiyai lainnya, Drs. Gervasius Dogomo dan Jakobus Dumapa, pamong ada bekas pembangunan.

Warga bilang Adauktus Tekarubun bentuk dewan Dogiyai. Pemekaran sepuluh distrik dan 79 kampung. Meletakan dasar pembangunan yang benar dan kalah itu pembangunan berjalan dengan baik didukung dengan uang besar oleh Natalis Degei ketika menjadi pimpinan di kantor keuangan Dogiyai.

Dan Penjabat Bupati Gervasius Dogomo semua jalan sekitar kota Moanemani dia bangun. Dia utamakan trasportasi kerjasama dengan PU Dogiyai. Mereka ini pamong tau tentang birokasi pemerintah dan pemerintahan, sehingga benar-benar membangun.

Dan saat ini warga sedang nikmati bekas tangan mereka. Dan dalam diskusi warga ini disebutkan, belum bisa menjadi Bupati dan Wabup di Dogiyai, hanya karena keinginan. Belum ada bekas tangan mereka yang warga Kamapi bisa menikmatinya.

Belum ada peluang segala sesuatu jadikan satu pintu. Mereka sudah menjadi kaya atau cari kekayaan apa lagi? ujar warga yang berdiskusi secara berkelompok di Moanemani itu.

Bupati tidak pernah belanja hasil jualan mama-mama di pasar. Semua pejabat tak pernah membeli belanja jualan mereka, walaupun mobil mereka parkir dipingkir jalan itu.

"Dia sudah menjadi kaya mau cari kekayaan apa lagi, lebih baik kita warga kasih suara masih menjadi pertanyaan. Pemkab Dogiyai menghitung kekayaan dan rumah mewah dibangun pejabat di Nabire, juga di luar kota Nabire menjadi orang kosong satu di Dogiyai," kata salah satu warga.

Warga masyarakat biasa ini, mereka belum tau pendidikan dan pengalaman pekerjaan mereka juga belum ada. Warga mau meletakan dasar pembangunan generasi berikut atau sekarang yang jelas masyarakat umum belum tau visi dan program mereka.

Pertanyaan mereka ada calon dari Distrik Piyaye. Siap yang maju bupati dan wakil bupati dari Mapia, termasuk mencalonkan diri dari wilayah Lembah Kamu Moanemani. Hal ini yang mereka tau dan diketahui mereka warga masyarakat.

Sehingga satu kesimpulan dari diskusi masyarakat itu, bahwa siapa pasangan yang dipercaya akan terpilih nanti. Semua Paslon telah dan sudah minta kepada warga Moanemani, Kamuu dan sekitarnya. Mapia dan Piyaiye yang terbaik akan terpilih.

Masyarakat yang menentukan, jadi entah dari Mapia atau juga dari Kamuu yang penting dipercaya, baik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai periode ini.(don)