NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melakukan pemaparan Rancangan Akhir (Rankir) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daeah (RPJMD) Tentang Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Nabire, Rabu (20/04/22) di Ruang Bamus DPRD Nabire pukul 11.00 WIT. 

Dalam paparannya, Bupati Mesak Magai, S.Sos., M.Si mengatakan, selaku pimpinan daerah sangat berterima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Nabire yang telah memberikan waktu kepada Pemerintah Kabupaten Nabire. Dalam hal ini Bappeda Nabire untuk bersama-sama dengan DPRD membahas Pokok-pokok Pikiran dalam Rankir RPJMD. Sehingga dalam RPJMD yang disahkan nanti minimal dapat mengakomodir semua pokok-pokok pikiran DPRD dari Dapil masing-masing. 

“Semua program pembangunan Kabupaten Nabire yang tertuang dalam RPJMD, dan juga Pokir dari DPRD Nabire, harus bersama-sama seiring sejalan. Sehingga pokok pikiran yang disampaikan bisa menjadi suatu pedoman atau masukan kepada pihak eksekutif akan menjadi dasar pengelolaan APBD di tahun 2023, untuk mewujudkan Nabire yang lebih baik, Nabire yang hebat dan mempertahankan pemerintahan yang baik,” ungkapnya. 

Kata bupati, mewujudkan pemerintahan yang baik adalah berawal dari komunikasi dan koordinasi yang baik antara pihak eksekutif dan legislative untuk melayani masyarakat Nabire. Ada sejumlah pokok pikiran yang sudah disampaikan DPRD sudah juga tertuang dalam visi dan misi Bupati Nabire dan sudah tertuang dalam RPJMD. Namun yang belum tertuang dalam RPJMD bisa sama-sama dikoreksi dan dimasukkan. 

Menurutnya, Nabire merupakan kabupaten tertua, tetapi sumber-sumber dananya sejak dirinya dilantik menjadi Bupati pada November 2021, dalam hal keuangan, pemerintahan sebelumnya banyak meninggalkan warisan yang membuat Bupati Nabire harus menghela nafas yang cukup dalam. Serapan anggaran di pemerintahan sebelumnya hingga saat ini belum jelas, laporannya juga sama, perjanjiannya juga begitu dan belum terpenuhi. 

“Diprediksi di tahun 2023 dana lima ratus milyar lebih akan habis hanya untuk belanja pegawai. Sehingga pihak eksekutif berharap kepada DPRD bisa bersama-sama memberikan dukungan, tentunya dengan harapan di tahun depan ada peningkatan PAD atau dana sumber-sumber lain, untuk bersama-sama membenahi Kabupaten Nabire kedepan,” kata Bupati Mesak.

“Saya punya semangat tinggi untuk membenahi Kabupaten Nabire.  Tetapi seperti kita ketahui bahwa kendala kita di masalah pembiayaan. Mudah-mudahan kedepan kita bisa sama-sama bersinergi membangun Nabire ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Dirinya selaku Bupati Nabire berharap agar pihak eksekutif maupun legislative, tidak menjadi pembawa isu atau saling menyalahkan. Tetapi selaku pemerintah, bersama-sama mencari solusi terbaik untuk memperbaiki dan mengatasi persoalan di Kabupaten Nabire.  Mulai dari masalah pendidikan, kesehatan, ekonomi, infra struktur dan lain sebagainya.   

Sementara itu, Plt. Kepala Bappeda Nabire, DR. Mukhayat, S.Pd., M.Pd mengatakan, RPJMD Kabupaten Nabire adalah RPJMD yang luar biasa.  Karena kali ini pemerintah juga melibatkan DPRD untuk mengisi Pokir-Pokir dari semua komisi yang ada di DPRD, untuk dimasukan dalam RPJMD Kabupaten Nabire tahun 2021–2026.

“Pembahasan Rankir RPJMD adalah untuk mensinkronkan pokok-pokok pikiran dari DPRD yang sudah dimasukkan dan pencapiannya. Sehingga, saat ini kita bisa bersama-sama saling mengoreksi Pokir-Pokir yang sudah dimasukkan dan pencapainnya, supaya dalam RPJMD nanti semua sudah terakomodir sesuai dengan harapan masyarakat Kabupaten Nabire,” pungkasnya. 

Turut hadir pada acara itu diantaranya, Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si, Wakil Ketua II DPRD Nabire, H. Moh. Iskandar, SP, Plt. Sekwan DPRD Nabire, Frence The Papara, S.IP., MAP, Plt. Sekda Nabire, Herman Kayame, ST., MT, Plt. Kepala Bappeda Nabire, DR. Mukhayat, S.Pd., M.Si, sejumlah anggota DPRD Nabire diantaranya, Karel Tabuni, Klemens Danomira, S.Sos, Drs. Musa Mallisa, Mesak Mangopo, Hj. Katherin Maruanaya, David Kadepa, Sambena Inggeruhi, Amandus Pigai, Simon Tiranda, S.Sos, Salmon Pigai, Rohedi M. Cahya, Yurmina Money, H. Aziz Baharuddin, Aten Madai, Frans Hey dan Alpius Donei. (cad)