Bupati Buka Perlombaan Perahu Motor HUT PI
NABIRE – Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos,MAP, membuka secara resmi perlombaan perahu tradisional (motor) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke 162 di tanah Papua, yang jatuh pada 5 Februari besok. Perlombaan perahu motor, digelar Jumat ke
Bagikan
NABIRE – Bupati Nabire Isaias Douw, S.Sos,MAP, membuka secara resmi perlombaan perahu tradisional (motor) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pekabaran Injil (PI) ke 162 di tanah Papua, yang jatuh pada 5 Februari besok. Perlombaan perahu motor, digelar Jumat kemarin ini turut dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Nabire, Batalyon 753/Raider, kepala-kepala SKPD di lingkungan Setda Nabire, Kepala Suku Wate dan para pimpinan Gereja yang ada di daerah ini.
Bupati Isaias Douw dalam sambutannya mengatakan, kami ingin mengajak kita semua sejenak untuk mengenang kembali salah satu momentum sejarah yang terjadi 162 tahun silam, yakni Pekabaran Injil di tanah Papua tepatnya pada 5 Februari 1885 di Pulau Mansinan Manokwari. Yang mana dapat membawa umat ke alam Terang Tuhan Yang Ilahi. “Dengan perjuangan dan pelayanan para Penginjil ini menunjukkan bahwa untuk mencapai suatu keberhasilan tanpa disertai perjuangan dan pengorbanan mustahil keberhasilan itu dapat kita capai dengan baik. Hal inilah yang hendaknya kita jadikan sebagai dorongan semangat agar terus berupaaya guna mewujudkan atau melanjutkan perjuangan mereka dalam menjadikan tanah Papua menjadi tanah yang dipenuhi Kuasa Injil Kristus,” terangnya. Ditambahkan bupati, melalui lomba perahu tradisioanl pada hari ini, dengan tujuannya untuk memerintahkan HUT Pekabaran Injil di tanah Papua ke162, juga diharapkan menjadi media untuk membangun serta mendorong semangat kita semua khususnya para generasi muda untuk terus menggali, mengenali dan memahami nilai budaya tradisi di daerah ini dan khususnya Suku Wate, yang kita kenal syarat dengan kearifan dan tata nilai yang khas serta dapat menggerakan ekonomi kerakyatan melalui kreatifitas di bidang seni dan budaya.“Terkait dengan kegiatan ini, saya sangat mengharapkan kepada semua pihak, lebih khusus kepada SKPD yang terkait agar berperan aktif dalam memberikan dukungannya sehingga sasaran dan manfaat dari kegiatan ini dapat tercapai,” ujar bupati.Pada kesempatan itu, bupati juga menyampaikan bahwa sebagai komponen masyarakat mitra pemerintah, suku atau masyarakat Wate telah mengambil bagian dalam menyukseskan visi dan misi pemerintah kabupaten Nabire dalam upaya mewujudkan masyarakat Nabire berwawasan keberagaman, berkeadilan, sejahtera dan mandiri secara berkelanjutan.Sebagai warga masyarakat kita berkewajiban, ucap bupati, untuk menjaga dan memelihara lingkungan dan budaya dimana kita berada sehingga nantinya tercipta kebersamaan dan kedamaian, lebih memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan, agar terjalin hubungan yang lebih baik diantara kita semua. “Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kepala suku besar umum Wate Kabupaten Nabire dan seluruh masyrakat Wate yang menggelar kegiatan ini. Sebab menurut hemat kami kegiatan ini memiliki arti penting dan bermanfaat. Disatu sisi dapat mendorong semangat kita dalam melestarikan nilai-nilai budaya yang ditinggalkan secara turun temurun oleh para leluhur kita sebagai aset yang sangat berharga dan juga diharapkan dapat meningkatkan keimanan kepada Tuhan Yang Maha Esa, maka kita berharap agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, lancar dan sukses,” akhirnya. (ris)
Bagikan artikel ini



