NABIRE - Bertempat di Lapangan Upacara SMP YPK Imanuel, Selasa (2/7), Bupati Nabire Isaias Douw, S,Sos.,MAP, diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Frence The Papara, SIP,M.Si, membuka secara resmi kegiatan lomba Bola Voli dan Tarian Yosim Pancar (Yospan) dalam rangka reuni Akbar SMA YPK Tabernakel Oyehe Nabire yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2019 mendatang.Dalam sambutannya, Bupati Isaias Douw mengatakan, pelaksanaan lomba bola voli dan Yospan ini memiliki arti yang sangat penting, karena selain menyehatkan badan para peserta juga kita belajar sportifitas dan kerjasama serta mencari bakat dan minat di bidang olahraga.Selain itu, lomba ini juga menjadi ajang temu dan persiapan para pelaksanaan ‘reuni akbar’ Alumni SMA YPK Tabernakel, sehingga pemerintah juga memberikan apresiasi dan sekaligus menitipkan pesan agar pada kegiatan pra alumni akbar ini para alumni menyempatkan diri untuk membicarakan kemungkinan pembentukan organisasi alumni yang kuat pada acara reuni nanti.Organisasi alumni selain berperan sebagai wadah pemersatu dan komunikasi antar alumni juga sebagai organisasi sosial yang ikut berta dalam memikirkan SMA YPK Tabernakel dan masyarakat Kabupaten Nabire secara umum di segala bidang .Yang kita pahami bersama, bahwa alumni SMA YPK Tabernakel Nabire adalah kelompok masyarakat terpelajar dan saat ini telah bekerja dimana-mana di seluruh tanah Papua dengan berbagai profesi dan juga kedudukan dalam bidang pemerintahan, akan tetapi juga di bidang politik.Untuk itu, terkait dengan lomba itu, selaku kepala daerah meminta keamanan dan kenyamaman adalah salah satu aspek dalam mensukseskan kegiatan atau lomba yang akan dilombakan hingga pada puncak acara reuni akbar nanti, dengan demikian para peserta dapat menampilkan yang terbaik dan menjunjung tinggi sportivitas dalam lomba. Kalah menang dalam lomba adalah hal yang biasa.Oleh karena itu, selaku Bupati Nabire meminta agar kelompok yang mendapatkan juara pada lomba ini harus dibina agar dapat mengembangkan secara professional baik secara kualitas dan kuantitas, yang tidak dapatkan juara diharapkan pula tidak berkecil hati.“Ingat orang-orang yang juara biasanya dikalahkan oleh orang-orang yang terus berlatih dan belajar, karena orang-orang yang biasanya juara selalu merasa diri selalu berada di tingkat yang paling atas dari semua yang lain dan berhenti belajar dan kembangkan diri,” pungkasnya.(des)