Bupati Bayar Lunaskan Tiga Lokasi Bangun Strategis Pembangunan Pemda
DEIYAI - Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, pada 6 Juni 2025, telah membayar lunas tiga lokasi, kepada pemilik hal ulayat marga Mote, dengan lokasi yang berbeda di Waghete, Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

DEIYAI - Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, pada 6 Juni 2025, telah membayar lunas tiga lokasi, kepada pemilik hal ulayat marga Mote, dengan lokasi yang berbeda di Waghete, Deiyai, Provinsi Papua Tengah.
Dana pembayaran lokasi, dengan total Rp10 miliar diberikan Bupati Deiyai, Melkianus Mote, kepada tiga keluarga, pemilik tiga lokasi yang berbeda dan diterima total nilai uang yang berbeda.
Proses pembayaran disaksikan langsung, Kepolres Deiyai, Dandim, perwakilan kantor pertanahan, Wakil Bupati Deiyai, Sekda, para pejabat serta warga dan keluarga penerima dana pembayaran Lokasi tersebut.
Pembayaran lokasi masing-masing pertama, untuk bangun kantor dewan adat, dewan kesenian, dengan besaran uang yang bayar senilai, Rp3 miliar. Sedangkan lokasi kedua, untuk bangun tokoh Souvenir, jual kerajinan tangan warga, dengan besaran uang dibayar senilai 3 miliar rupiah dan lokasi ketiga untuk bangun Pasar Mama-mama Papua dengan besaran uang senilai Rp4 miliar.
Pembayaran ketiga lokasi tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara, kwitansi dan dilengkapi dengan saksi-saksi pembayaran dan pelepasan ketiga Lokasi tersebut.
Dalam kesempatan itu, Bupati Deiyai, Melkianus Mote menyampaikan, pemerintah telah membayar lunas lokasi berarti semuanya tuntas, tidak ada masalah dan tidak ada tuntutan lagi dari kelurganya di kemudian hari.
Untuk itu, Pemkab Deiyai menyampaikan terima kasih kepada keluarga yang telah melepaskan Lokasi dan memberikan ke pemerintah daerah, sehingga, lokasihnya sudah menjadi aset pemerintah daerah.
Dikatakannya, sebelum menyerahkan lokasi, ketiga keluarga pemilik hak ulayat telah menyepakati Bersama untuk dapat menyerahkan lokasi kepada Pemerintah Daerah Deiyai, sesuai hasil kesepakatan bersama dan telah disampaikan ke pemerintah untuk bayar besar harga pembebasan lokasi.

"Saya sampaikan bahwa pembayaran pelepasan tiga lokasi ini, sampaikan juga kepada semua orang dan juga melalui media sosial, juga bahwa pemerintah Deiyai telah membayar lunas tiga lokasi, kini sudah menjadi aset Pemda Deiyai," tandasnya.
Selanjutnya tidak ada orang datang lagi untuk minta bayar lagi atau pun palang memalang kantor lagi. Semua proses pelunasan pembayaran lokasi telah selesai.
"Saya harap kantor pertanahan dapat bekoordinasi dengan instansi terkait, dapat segera mengukur tanah dan lokasi untuk disertifikatkan," tandasnya.(hbb)
Bagikan artikel ini



