Bupati Bantu Dana Peserta Pesparani Tingkat Provinsi di Timika

DEIYAI - Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik tingkat provinsi tahun 2025 di Provinsi Papua Tengah dijadwalkan akan dilaksanakan di Timika.
Terkait pelaksanaan kegiatan paduan suara antar Paroki dari beberapa Dekenat se-Keuskupan Timika di Papua Tengah, peserta Pesparani dari Kabupaten Deiyai, akan ikut kegiatan lomba paduan suara gerejani di Timika.
Untuk mendukung dan meringankan beban biaya dalam proses kegiatan Pesparani tersebut, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, memberikan dana senilai Rp1.000.000.0000, (satu miliar rupiah), kepada peserta Pesparani Deiyai.
Kontingen Pesparani Deiyai, atas nama Bupati Deiyai secara resmi dilepaskan Plt Sekretaris Daerah, Ambros Eria, di halaman Gereja Katolik Waghete, Deiyai.
Dalam kesempatan itu, melalui amanatnya Sekda Deiyai mengatakan, dalam kepemimpinan Mote-Pigome, telah mulai gencar memberi perhatian pembinaan iman umat, jemaat maupun masyarakat, khususnya warga yang kategori rentan di wilayah Deiyai.
Kegiatan Pesparani juga bagian dari pembinaan umat, jemaat dalam kehidupan meng-gereja maupun kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan yang diselenggarakan lembaga gerejawi LP3K ini, salah satu bagian yang tak terpisahkan dengan program pemerintah daerah dalam membangun manusia seutuhnya melalui iman umat, jemaat.

"Kita bina anak-anak di masa kini agak sulit, karena pengaruh lingkungannya. Kita dorong anak-anak untuk keterlibatan langsung dalam kegiatan gereja. Jika kita dorong anak-anak, yakin anak-anak kita pasti akan dapat menghindari diri dari kenalan remaja, dunia Miras, dunia Narkoba dan lainnya. Maka kita dorong, melibatkan anak-anak dalam kegiatan gereja. karena masa depan ada di tangan anak-anak kita sebagai generasi penerus gereja, bangsa dan keluarga dan juga Pembangunan,” katanya dalam amanat.
Lanjutnya, bantuan dana senilai satu miliar sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada LP3K Deiyai sebagai mitra pemerintah daerah. Bantuan kepada peserta Pesparani Deiyai, dengan tujuan utama sebagai bentuk dukungan dan perhatian pemerintah dalam meringankan beban biaya dan juga mendukung dalam mengembangkan lembaga LP3K dan terhadap kegiatan gereja sebagai bentuk partisipasi melalui berbagai bentuk kegiatan gerejani.
"Harapan kami semua para peserta harus optimis, tetap semangat dapat menjuarai. Jika juara, tentu akan mengharumkan nama baik Deiyai. Tampilkan yang terbaik sesuai kemampuan, minat dan bakatnya, pasti kita bisa," harapnya.
Sementara itu, salah seorang peserta Pesparani, Elis menuturkan, dalam ajang Pesparani para peserta akan mengikuti beberapa kategori, di antaranya, kategori anak-anak, remaja, pemuda dan dewasa, di beberapa mata lomba. Kegiatan Pesparani yang akan berlangsung selama seminggu, dari 2 sampai 6 Desember 2025 di Timika.
"Kami peserta, keterwakilan dari beberapa paroki yang ada di Dekenat Deiyai dan pesertanya diseleksi berdasarkan latihan yang telah dilakukan masing-masing paroki dan juga latihan sama-sama dari Waghete," katanya.
Dia juga optimis, dalam ajang Pesparani ini, dari Deiyai di salah satu kategori dan mata lomba, dapat memperoleh juara satu.(hbb)
Bagikan artikel ini



