Bulog Nabire Jamin Ketersediaan Beras Mencukupi Jelang Natal dan Tahun Baru 2026

NABIRE – Menjelang perayaan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Kepala Cabang Bulog Nabire, Dedi Rahman, memastikan ketersediaan stok beras di gudang dalam kondisi sangat aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Nabire serta wilayah lain di Provinsi Papua Tengah.
Hal ini disampaikan Dedi Rahman di ruang kerjanya, Kamis (4/12), seiring meningkatnya permintaan bahan pangan pokok jelang akhir tahun.
Dedi Rahman menegaskan bahwa Bulog Nabire telah mempersiapkan stok secara rutin, menjamin masyarakat tidak perlu khawatir akan kekurangan pasokan.
“Untuk menghadapi Natal dan Tahun Baru, kami sudah mempersiapkan stok beras. Ketersediaan di gudang sangat mencukupi. Ketahanan stok Bulog Nabire dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga dua sampai tiga bulan ke depan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pengiriman beras tambahan telah dilakukan, memastikan pasokan tetap stabil bahkan hingga Februari 2026.
Terkait isu distribusi ke wilayah pedalaman seperti Paniai, Dogiyai, Deiyai, dan Intan Jaya, Dedi Rahman meluruskan bahwa Bulog memiliki batasan tanggung jawab yang jelas.
“Kalau pendistribusian ke atas (wilayah pedalaman) itu kan jatah pegawai negeri otonom, TNI, dan Polri. Kami hanya mengantar sampai pintu gudang saja tugas distribusi selanjutnya adalah pihak ketiga yang ditunjuk,” tegasDedi
Dedi Rahman sekaligus membantah isu yang beredar mengenai beras rusak atau tidak tersalurkan. Ia memastikan seluruh mekanisme serah terima di gudang berjalan sesuai prosedur dan pihak yang ditunjuk bertanggung jawab penuh atas kelancaran distribusi berikutnya.
Mengenai fluktuasi harga beras di pasar, Dedi menyebut hal itu wajar karena banyak pedagang yang mendatangkan beras langsung dari luar Papua. Namun, ia memastikan potensi kenaikan harga beras medium yang disuplai Bulog relatif kecil.
Bulog Nabire menyambut baik dan mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang digelar oleh Pemkab Nabire, Pemprov Papua Tengah, TNI, Polri, hingga Bank Indonesia.
“Kami berterima kasih atas keterlibatan semua pihak dalam pasar murah. Ini sangat membantu masyarakat agar harga tetap terkendali,” pungkas Dedi Rahman.
Dengan jaminan stok yang kuat dan upaya stabilisasi harga melalui pasar murah, masyarakat di Papua Tengah diharapkan dapat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan tenang dan tanpa kekhawatiran pangan.(pal)
Bagikan artikel ini


