Bulog Gelar GPM Spesial, Beri Bonus Minyak Goreng Gratis!

NABIRE - Kantor Cabang Pembantu (KCP) Perum Bulog Kabupaten Nabire mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang mendapat perhatian khusus dari masyarakat. Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan Nabire ini merupakan upaya kolaboratif antara Bulog, Dinas Ketahanan Pangan dan Bank Indonesia (BI), bertujuan utama untuk menekan laju inflasi daerah.
Asisten Manager Bisnis Bulog Nabire, Mohammad Rahadian, saat diwawancarai awak media di Pantai Nabire pada Kamis (13/11/2025), menjelaskan fokus utama GPM ini adalah menjaga harga bahan pangan pokok, terutama beras agar tetap stabil. Dengan terjaganya stabilitas harga, diharapkan daya beli masyarakat di Nabire juga tetap kuat.
GPM kali ini hadir dengan penawaran yang lebih spesial. Masyarakat yang melakukan transaksi minimal Rp30.000 menggunakan layanan pembayaran digital Quick Response Code Indonesian Standard (Qris) berhak mendapatkan bonus gratis 1 liter minyak goreng.

"Caranya mendapatkan minyak goreng gratis, setiap transaksi minimal Rp30.000 menggunakan Qris. Aplikasi Qris itu untuk semua bank bisa," ujar Mohammad Rahadian.
Ia menambahkan bahwa penawaran bonus ini berlaku khusus untuk 50 orang transaksi pertama yang memanfaatkan pembayaran Qris.
Inisiatif pemberian bonus minyak goreng gratis melalui transaksi Qris ini merupakan arahan langsung dari BI. Langkah ini tidak hanya mendorong stabilitas harga tetapi juga memperluas penggunaan transaksi digital di kalangan masyarakat Nabire, selaras dengan program pemerintah.
Bahan-bahan pokok yang disediakan oleh Bulog dalam GPM ini cukup beragam dan melimpah. Rahadian merincikan, stok yang dibawa antara lain 1ton beras SPHP (beras stabilisasi pasokan dan harga pangan) kemasan 5Kg, 200Kg beras premium, sekitar 120liter minyak goreng dan 100Kg gula pasir.
Selain dari Bulog, kegiatan ini juga menampilkan produk-produk dari Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Kabupaten Nabire. Kehadiran kelompok tani ini difasilitasi atas arahan dan kerja sama dari Bank Indonesia.
Meskipun kegiatan GPM yang berkolaborasi khusus dengan BI baru dilakukan pada hari itu, Mohammad Rahadian memastikan bahwa upaya menjaga stabilitas harga pangan oleh Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan akan terus berlanjut. Mereka hampir setiap hari berkeliling ke berbagai lokasi di seputar Nabire.

"Terkait kegiatan GPM, sebenarnya kami dari Bulog dan Dinas Ketahanan Pangan hampir tiap hari keliling untuk area seputar Kabupaten Nabire. Kadang di Pantai Nabire, kadang juga di SP, kadang juga di Wonorejo, pokoknya kami keliling, kadang juga di Samabusa," jelasnya.
Melalui keberlanjutan kegiatan GPM ini, Bulog Nabire berharap dapat memenuhi kebutuhan pangan pokok masyarakat, khususnya beras, gula pasir, dan minyak goreng, pada harga yang stabil dan terjangkau.
"Stok yang ada pada Bulog saat ini cukup banyak, jadi harapannya kami masyarakat tidak perlu khawatir terkait kebutuhan bahan pangan pokok," tutup Rahadian.(sam)
Bagikan artikel ini



