Bukan Proyek Pemerintah, SMPN 4 Rehab 3 Ruangan Kelas dari Dua Sumber Dana
NABIRE - Tiga ruangan kelas (RK) SMPN 4 yang selama bertahun–tahun menjadi langganan banjir saat hujan mengguyur Kota Nabire, akhirnya
NABIRE - Tiga ruangan kelas (RK) SMPN 4 yang selama bertahun–tahun menjadi langganan banjir saat hujan mengguyur Kota Nabire, akhirnya direhab oleh pihak sekolah dengan meggunakan dua sumber dana untuk merehab dua gedung RK tersebut.
Untuk merehab dua RK yang selama ini menjadi langganan banjir, digunakan sumber dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sementara satu RK lagi dibangun dengan dana bantuan orang tua murid.
Sehingga tiga RK yang sedang dibangun pihak sekolah SMPN 4 Nabire bukan merupakan proyek yang diberikan oleh pemerintah. Tetapi ini murni hasil kerja keras dari pihak sekolah dengan dukungan dana dari orang tua murid dan juga dana BOS.
“Sesungguhnya tiga RK ini sudah termakan usia dan posisinya sangat rendah, sehingga menjadi langganan tergenangnya air saat Nabire ada hujan,” kata Kepala Sekolah SMPN 4 Nabire, H. Suwandi, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, Kamis (12/8/21).
Kata dia, bukan satu atau dua kali pihak sekolah mengajukan untuk mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kabujpaten Nabire. Namun permohonan tidak dijawab akhirnya sekolah mengambil langkah demi proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang nyaman bagi peserta didik.
Karena di saat musim hujan di Nabire, ada dua kelas dari tiga kelas ini selalu menjadi kelom dadakan kecil dalam kelas. Karena airnya merembes dari depan maupun belakang masuk ke rungan kelas yang posisinya sangat rendah.
Saat ini pihak sekolah sudah mengambil langkah merehab tiga kelas. Pihaknya hanya meminta perhatian dan bantuan dari pemerintah agar membangun selokan di bagian belakang. Agar semua RK yang ada di bagian belakang tidak lagi digenangi air saat hujan. (des)
Bagikan artikel ini



