INTAN JAYA - Bertempat di Aula Akademi Keperawatan Kabupaten Nabire, Selasa (17/4), Kantor Badan  Pemberdayaan Masyarakat Kampung (BPMK) Kabupaten Intan Jaya mengelar kegiatan fasilitas Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) yang diikuti 97 kampung atau 230 peserta.Dalam sambutan dan arahan Bupati Kabupaten Intan Jaya Natalis Tabuni, SS.,M.Si, yang dibacakan Kepala BPMK Kabupaten Intan Jaya Arles Manik, SE.,M.Si, Bimtek ini merupakan momentum untuk memahami pentingnya koordinasi dan kerja sama dalam penyelenggaraan pemerintahan bersama-sama dengan Badan Permusyawaratan Kampung atau yang lebih dikenal dengan sebutan Bamuskam.Karena pemerintah kampung dan Bamuskam adalah mitra kerja yang selalu harus bekerja sama, sehingga tercipta keteraturan dalam penyelenggaraan pemerintahan kampung secara menyeluruh terutama dalam penyusunan peraturan kampung.Terutama penyusunan peraturan kampung terkait dengan Anggaran Pendapatan Belanja Kampung (APBK) yang harus dipahami secara baik, sehingga semua kebijakan penyelenggaraan pemerintahan kampung dapat berjalan secara baik bagi masyarakat.Untuk itu, Bendahara Kampung dan perangkat kampung harus bekerja dengan baik melayani masyarakat, terutama juga harus membangun harmonisasi dengan semua elemen masyarakat secara bersama-sama.Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kampung (RPJMK) adalah merupakan dokumen perencanaan kampung yang disusun dan ditetapkan dalam kurung waktu masa jabatan kepala kampung, yaitu selama kurung waktu 6 tahun di kampung masing-masing.Selain RPJMK, juga ada Rencana Kegiatan Pemerintahan Kampung (RKPK) adalah merupakan tahapan perencanaan kampung yang dijabarkan dalam rencana kerja yang disusun setiap tahun anggaran. (des)