BNI Berbagi Sebagai Wujud Kepedulian Sosial
NABIRE - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT bank BNI ke-68 yang bertepatan pada bulan suci Ramadhan tahun ini, BNI KLN Nabire mengadakan kunjungan dan santunan kepada puluhan anak yatim di Kelurahan Bumi Wonorejo. Santunan/ pemberian bingkisan berupa peralatan shola
Bagikan
NABIRE - Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT bank BNI ke-68 yang bertepatan pada bulan suci Ramadhan tahun ini, BNI KLN Nabire mengadakan kunjungan dan santunan kepada puluhan anak yatim di Kelurahan Bumi Wonorejo. Santunan/ pemberian bingkisan berupa peralatan sholat dan sekolah, pun diberikan sejumlah uang yang diterima langsung anak yatim di Musholla Baiturrahim.
Diwawancara disela-sela acara, pimpinan BNI KLN Nabire, M. Boedi Djoko T.P, mengatakan, “BNI Berbagi” merupakan program tahunan bank BNI yang kedepannya tak sebatas menyantuni dan memberikan sumbangan kepada anak-anak yatim dan Panti asuhan.” Lanjut dikatakannya, “Kedepan kami ingin lebih lagi memberikan kepedulian sosial yang berhubungan dengan kegiatan masyarakat, terutama masyarakat menengah ke bawah. Bantua sosial inibisa berupa perbaikan tempat-tempat ibadah, baik Masjid maupun Gereja, kedua yang berhubungan dengan pendidikan,dengan jalan memberikan bantuan di sekolah-sekolah karena kami sadar betul bahwa pendidikan adalah yang utama bagi generasi muda dan untuk kemajuan kedepannya, ketiga kegiatan sosial yang berhubungan dengan kesehatan, seperti kebersihan lingkungan masyarakat dan yang tidak kalah penting kegiatan-kegiatan untuk pengembangan usaha produktif, terutama usaha-usaha kecil dari kelas menengah ke bawah yang dapat menstimulus masyarakat untuk mengembangkan usaha dan berwirausaha.
Seorang anak Yatim Piatu (tak beribu bapak), Trianto, merasa bahagia dan senang mendapat kunjungan dari bank BNI terlebih mendapatkan bingkisan dan angpaow lebaran. Trianto yang ditinggal ibunya setahun silam dan ditinggal ayahnya pada bulan Maret yang lalu, terlihat matanya berkaca-kaca menimang bingkisan, “ Saya mau jadi Tentara”, jawabnyalirih saat ditanyamasa depan dan cita-citanya, kendati Yatim piatu Trianto , kelihatan gemuk dan sehat dengan badannya yang cukup tinggi(tegap ) pas dengan cita-citanya. Sepeninngal ayah – ibunya Tri tinggal bersama neneknya. (mus)
Bagikan artikel ini



