DEIYAI - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Deiyai, sesuai tugas dan fungsinya akan tuntaskan menyerahkan SK CPNS kepada THK2 dan P3K di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Deiyai, Provinsi Papua Tengah.

Hanya menjadi kendala, persoalan dalam proses pemberkasan pengusulan pengangkatan CPNS di BKN dan di Kemenpan Jakarta, tapi hal itu bukan menjadi hal yang besar dalam memperjuangkan nasib mereka (para pegawai).

Selama ini, dalam proses pemberkasan tampaknya terdapat sejumlah kerikil persoalan pemberkasan yang berbeda dari para THK2 dan P3K, sehingga memakan waktu yang cukup lama dan diberikan SK CPNS bagi THK2, P3K secara bertahap.

Penyerahan SK CPNS bagi THK2, P3K tahap pertama dan kedua telah diserahkan pada bulan lalu. Untuk tahap ketiga, penyerahan SK CPNS, bagi THK2 dan P3K, pada 14 November 2025. 

Bupati Kabupaten Deiyai, Melkianus Mote, didampingi Kepala BKPSDM, Yusak Adii, resmi menyerahkan SK CPNS bagi THK2 dan P3K sebanyak 69 orang, berlangsung pada Kamis, (14/11/2025) melalui apel di halaman Kantor Bupati Deiyai, Tigido, Waghete Deiyai.

SK CPNS bagi THK2, P3K di tahap ketiga diterima secara simbolis, oleh dua orang perwakilan THK2 dan P3K dalam apel, di Kantor Bupati deiyai.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dalam sambutannya menekankan kepada THK2 dan P3K yang menerima SK CPNS di tahap ketika ini, mulai hari Senin aktif masuk kantor.

"Kalian juga sudah tahu di Deiyai sudah diterapkan disiplin bagi ASN di kantor. Mulai hari Senin kalian rajin masuk kantor. Kita biasa pakai absensi," tegasnya.

Bupati Deiyai bangga atas kerja kerasnya BKPSDM telah berupa dan berjuang semaksimal, sehingga para THK2 dan P3K dapat menerima SK CPNS. "Penempatan para CPNS sudah ditempati berdasarkan bidangnya. Soal penempatan tempat kerjanya lihat dalam SK CPNS masing-masing," katanya.

Bupati juga berharap sebanyak 30 THK2 dan P3K, yang masih dalam proses berkasnya untuk bersabar, pasti akan segera diproseskan. "Jika masih ada kekurangan berkas dapat segera diurus, bereskan berkas yang kurang, kalian bisa cek, kekurangannya dimana supaya BKPSDM juga dapat segera membantu," harapnya.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Deiyai, Yusak Adii menambahkan, sebanyak 30 THK2 dan P3K yang masih belum terima SK CPNS akan diserahkan bertahap terakhir, karena masih terkendala dalam berkas pengusulan pengangkatan. 

"Mohon bersabar kami akan terus berupaya, supaya mereka juga dapat segera terima SK CPNS seperti teman yang lain. Kami harap juga dalam tahun 2025 akan segera serahkan," tambahnya.

Pihak BKPSDM juga telah berkomitmen, dalam tahun 2025 sebelum masuk tahun 2026, semua proses SK CPNS bagi THK2 dan P3K tuntas.(hbb)