BI Bersinergi dengan Bulog Mengurangi Inflasi di Papua Tengah
NABIRE - Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan Bulog Nabire, terkait Bulog siaga, untuk mengurangi inflasi di Papua Tengah ternyata animo masyarakat Nabire sangat besar, menggunakan pembayaran dengan Qris, dalam hal ini BI berikan kemudahan tidak perlu lagi membawa uang, cukup gunakan Qris saja dalam bertransaksi.

NABIRE - Bank Indonesia (BI) bersinergi dengan Bulog Nabire, terkait Bulog siaga, untuk mengurangi inflasi di Papua Tengah ternyata animo masyarakat Nabire sangat besar, menggunakan pembayaran dengan Qris, dalam hal ini BI berikan kemudahan tidak perlu lagi membawa uang, cukup gunakan Qris saja dalam bertransaksi.
Hal ini terungkap pada dalam kunjungan BI di Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah, Jum'at (12/07/2024) untuk melihat inflasi di Nabire dan Timika termasuk tinggi.
Kepala BI Papua dalam kunjungannya Fathurrachman, mengatakan dilihat secara umum inflasinya Nabire dan Timika dihitung termasuk tinggi inflasinya se-Indonesia.
Lanjut dirinya, hal ini perlu ada upaya-upaya sinergi supaya inflasi itu bisa ditekan. Dan selain langkah kegiatan dengan Bulog, BI juga lakukan survei di beberapa daerah produsen, seperti di Kalibobo, untuk melihat kelompok tani mungkin bisa kita tingkatkan produktifitasnya.
Fathurrachman juga melihat bahwa Nabire itu perlu peningkatan dari sisi pronci, untuk mengurangi ketergantungan pasok terhadap daerah lain. Dan BI sudah bertemu dan diskusi dengan dinas, dengan distributor, yang selama ini mendatangkan barang dari Surabaya.
Lanjutnya kalau itu kita lihat, kita masih tergantung dengan pemasok dari luar, hal ini perlu kita kurangi dengan cara produksi lokal. Dalam arti mengembangkan para tani.
Lanjut Fathurrachman ada beberapa kelompok tani, bagaimana produksi lokal ini kita bisa tingkatkan, agar mengurangi inflasi, kenapa produksi lokal perlu ditingkatkan? Karena infalasi ini merupakan variable pertimbangan dalam mengambil keputusan untuk mengatasi inflasi, kalau inflasinya tinggi maka daya tarik untuk investasi menurun dan berkurang. Dalam hal ini bisa menurunkan inflasi di setiap daerah. Dan secara nasioanal sekitar 2/5%.
Rachman berharap media itukan salah satu poros dalam fungsi control social, kemudian juga dari diskusi malam ini, coba kita melihat apakah ada cara untuk melakukan kerjasama daerah, distributor sini membuka hubungan di daerah lain seperti Andrekan dengan Jawa Timur misalnya, sehingga pasok yang masuk ke Nabire ini lebih banyak.
Lanjutnya, kedepan akan ada Pilkada yang aktifitas di sosial masyarakat akan meruah, dan akan menaikkan aktifitas dalam politik ini.
Dalam hal ini Fathurrachman mengatakan aktifitas ekonomi akan meningkat, dengan adanya Pilkada, jangan sampai pada saat Pilkada malah kurang pasokan. Dirinya juga menambahkan dalam dua hari ini Bulog dan BI lakukan kolaborasi berjalan dengan baik. Dan penggunaan Qris di Nabire lumayan banyak berkisar 137 pengguna dalam transaksi Bulog Siaga di Pantai Nabire.(feb)
Bagikan artikel ini



