NABIRE - Badan Gizi Nasional (BGN) wilayah Kabupaten Nabire melakukan inspeksi terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Oyehe 002, dan dalam hal ini yayasan gerbang terang timur yang menjadi dapur dalam melakukan pelayanan terhadap penerima manfaat di sekolah SMP Negeri 1 Nabire dan SMAN 1 Nabire.

Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN), Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Marsel Asyerem mengatakan tujuan pelaksanaan kunjungan Satuan Tugas (Satgas) Kabupaten Nabire, ke Dapur SPPG Oyehe 002 untuk memastikan dapur secara optimal dan menyiapkan segala fasilitas yang ada, sehingga jika operasional nanti bisa secara maksimal.

"Dalam rangka pengawasan, kami telah menempatkan ahli gizi akuntan untuk memonitor, setiap proses operasional yang ada di dapur, sehingga kami di Satgas ini bisa melihat hal-hal yang kurang dari pengawasan mereka," kata Marsel dalam wawancaranya di SPPG Oyehe 002, Senin (12/1/2026).

Ia menambahkan, untuk saat ini ahli gizi direkrut dari mitra pengawasan Puskesmas Nabarua.

Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Kabupaten Nabire, Edy menyampaikan masukan-masukan tadi ada beberapa hal yang disampaikan, harus dilengkapi. Kalau dari dinas pendidikan fokusnya adalah pelayanan kepada peserta didik, supaya hak-hak peserta didik dalam program Presiden Prabowo bisa dirasakan manfaatnya oleh peserta didik.

Kepala SPPG Oyehe 02, Kris mengatakan untuk persiapan dapurnya sudah sangat baik, sudah ada tambahan-tambahan pada hari ini. Tinggal nanti diperbaiki lagi kekurangan untuk optimalkan dan ke depannya dapur ini bisa untuk beroperasi.

"Untuk penerima manfaatnya sudah 2.590 siswa, itu juga akan bertambah, sekolah yang sudah menerima MBG dari SMAN 1, SMPN 1," katanya.

Ketua Yayasan Gerbang Terang Timur, Rosema menyampaikan untuk sampah organik dan non-organik sudah disiapkan, namun dalam pemesanan. Kalau sudah datang nanti kita siapkan.

"Jumlah total semua 47 orang, dari 4 orang setiap tim dan kebanyakan pekerja ada warga sekitar dan sebagian dari luar," katanya.(edi)