Beberapa Hal Penting Dibahas Rakor Stunting
NABIRE - Bertempat di Aula RRI telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) berlangsung selama dua hari dengan mengusung tema "Sinergitas satu data menuju teknologi mekanisasi, digitalisasi di bidang pertanian, pangan, kelautan dan perikanan untuk Papua Tengah sehat, cerdas dan produktif,' Selasa (21 Mei 2024) kemarin.

NABIRE - Bertempat di Aula RRI telah dilaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) berlangsung selama dua hari dengan mengusung tema "Sinergitas satu data menuju teknologi mekanisasi, digitalisasi di bidang pertanian, pangan, kelautan dan perikanan untuk Papua Tengah sehat, cerdas dan produktif,' Selasa (21 Mei 2024) kemarin.
Dalam wawancaranya Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Papua Tengah, Frence T Papara, S.Ip, MAP menjelaskan, Rakor berlangsung di Aula RRI ini dilaksanakan dengan tema sinergitas satu data menuju teknologi mekanisasi dan registrasi terkait di bidang pertanian pangan peternakan kelautan dan perikanan ini terkait dengan kita menyajikan data yang valid yang akurat menjadi satu data di antara semua program yang ada di dinas ini sangat penting dalam rangka untuk mendukung program-program yang ada di masing-masing bidang.
Ada empat hal penting yang ditugaskan Gubernur Provinsi Papua Tengah untuk mengatasi stunting, kemiskinan ekstrim, pengangguran dan inflasi dan dinas pertanian ingin menyatukan data yang sama dengan komoditas-komoditas, terkait cabe dan bawang merah serta pertanian yang lainnya.
Rakor yang kita laksanakan 2 hari ini itu juga kita mengantisipasi dan menyusun strategi dalam rangka 4 hal besar tersebut dan memberikan dukungan bagi pengendalian penurunan stunting, pengendalian penurunan kemiskinan ekstrim dan membuka lapangan kerja bagi pengangguran dan menurunkan inflasi, percepatan menyatukan satu data.
"Jadi kita menyatukan data yang sama dengan komoditas-komoditas pertanian yang ada secara khusus bahan penting cabe dan bawang merah yang per hari ini di Nabire dan Mimika, Papua Tengah sudah melonjak tinggi harganya," kata Frence.
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa cabe dan bawang merah untuk satu ini harganya melonjak, hal ini yang membuat Provinsi Papua Tengah sedang membahas terkait bahan-bahan tersebut dan Rakor kali ini juga kita membahas bagaimana mengatasi inflasi dengan percepatan tanam, gerakan tanam, percepatan tanam untuk padi dan gerakan tanam untuk cabe dan kita juga budidaya bawang merah.
"Sampai hari ini kita masih pasok dari luar Nabire ini juga kita akan mendorong bagaimana komoditi bawang merah untuk kita bisa budidaya secara khusus di Nabire," kata Papara.
Adapun sinergitas yang dilakukan di tiap-tiap OPD, baik provinsi maupun 8 kabupaten yang berada di Papua Tengah, serta mitra terkait seperti Telkomsel yang mempunyai akses jaringan internet untuk mendukung digitalisasi satu data. Sinergitas satu data ini bukan hanya di lingkungan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan saja, tetapi sinergitas satu data ini melingkupi 8 kabupaten yang terdiri dari beberapa dinas yang menjadi bidang koordinasi di Dinas DP2KP kita.
Terkait Teknologi yang sedang hangat baru-baru ini mengenai internet jaringan starlink, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan, dan Perikanan Papua Tengah pun menjawabnya, untuk sementara kita tidak sampai sejauh itu (starlink/jaringan data).
"Tapi nanti ada tindak lanjut Rakor kedua, kita akan tindaklanjuti dengan rapat-rapat khusus yang nanti kita akan mengundang mitra-mitra kita terkait dengan teknologi atau terkait dengan digitalisasi apakah itu vendor atau owner Telkomsel kita akan bicarakan, strategi sinergitas satu data, kalau kita bicara teknologikan yang punya jaringan-jaringan ini kita akan libatkan," pungkasnya.(edi)
Bagikan artikel ini



