NABIRE - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Nabire melaksanakan penyaluran hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 H. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Masjid Agung Al-Falah, Senin (25/05/2026) ini dihadiri langsung oleh jajaran pemerintah daerah dan para pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM).

Dalam laporannya, Ketua Baznas Kabupaten Nabire, H. Soleman Letsoin, merincikan total hewan kurban yang siap didistribusikan kepada masyarakat. Sebanyak puluhan ekor sapi telah disiapkan, baik dari pihak Baznas maupun bantuan langsung dari Pemerintah Kabupaten Nabire.

H. Soleman Letsoin saat menyampaikan sambutan mengatakan, Baznas menyalurkan sapi sebanyak 5 ekor, sedangkan dari Bupati Nabire 25 ekor, yang mana 3 ekornya disampaikan ke pasar untuk diberikan kepada desa-desa yang membutuhkan.

Soleman menjelaskan, bantuan ini merupakan komitmen dan kepedulian dari kepala daerah untuk menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan. Hewan kurban tersebut difokuskan bagi warga yang berada di wilayah distrik terluar dan kelompok rentan.

“Di mana bantuan ini merupakan wujud nyata dari Bupati Nabire sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas, terutama bagi masyarakat di wilayah yang berada di kampung dan kelompok yang membutuhkan,” ujarnya.

Soleman menjabarkan teknis penyerahan hewan kurban yang dilakukan pada hari pelaksanaan tersebut. Untuk tahap awal di lokasi acara, terdapat lima ekor sapi yang diserahkan secara simbolis kepada perwakilan pengurus masjid.

“Penyaluran pada hari ini yaitu 3 ekor sapi dari bapak bupati dan juga dikelola oleh Baznas sebanyak dua ekor. Jadi semuanya yang pada hari ini adalah 5 ekor,” jelas Ketua Baznas.

Program kurban tahun ini dirancang agar sejalan dengan visi pusat dalam menyukseskan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi di tingkat desa. Pihak Baznas berharap momentum ini mampu menggerakkan roda sosial-ekonomi di wilayah perkampungan.

“Sejalan dengan tema Baznas untuk tahun ini, 'Kurban Berkah Berdayakan Desa', di mana tema ini memiliki makna besar dalam membangun semangat berbagi sekaligus memberdayakan masyarakat kampung melalui distribusi qurban yang tepat sasaran,” tambahnya.

Melalui program yang terintegrasi ini, Baznas Nabire ingin memastikan esensi ibadah kurban dapat menyentuh aspek spiritual sekaligus sosial. Kebahagiaan hari raya diharapkan tidak hanya berpusat di area perkotaan, melainkan merata hingga ke pelosok.

“Melalui tema 'Kurban Berdayakan Desa', kami ingin memastikan bahwa ibadah kurban tidak hanya menjadi bentuk ketakwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya para mustahik yang berada di kampung-kampung,” tutur Soleman.

Ia juga menekankan program ini menjadi pelengkap dari program santunan keagamaan yang telah berjalan sebelumnya pada hari raya keagamaan lain, sehingga pemenuhan gizi masyarakat kurang mampu dapat terpenuhi secara bergantian.

“Melalui program 'Kurban Berkah Berdayakan Desa', Nabire berharap semangat gotong royong dan kebersamaan umat terus tumbuh, menghadirkan manfaat kurban yang lebih luas dan merata bagi masyarakat. Pada Hari Raya Idulfitri kita memberikan zakat berupa beras kepada para mustahik, yaitu berupa makanan, namun Iduladha ini kita berikan lauk-pauknya untuk mereka merasakan bagaimana yang kita rasakan,” paparnya.

Di akhir sambutannya, Ketua Baznas Nabire meminta kesediaan Bupati Mesak Magai untuk membuka acara secara resmi sekaligus menutup prosesi penyerahan dengan doa bersama agar seluruh rangkaian ibadah kurban tahun ini mendatangkan keberkahan bagi daerah.

“Kami mohon juga kepada bapak bupati untuk dapat memberikan sambutan sekaligus menyalurkan hewan kurban kepada DKM-DKM yang nantinya disalurkan kepada para mustahik yang memerlukan. Memoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala membersihkan harta kita dan menjadikan ibadah ini sebagai pemberat amal kebajikan, semoga program kurban ini berjalan lancar dan membawa keberkahan," pungkas Soleman Letsoin. (sam)