Bappeda Intan Jaya Gelar Rapat Monitoring Meja
SUGAPA – Bappeda Kabupaten Intan Jaya menggelar kegiatan rapat monitoring meja pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan semester I Kabupaten Intan Jaya tahun 2016, Kamis (11/8) pecan lalu, di aula DPU Intan Jaya. Ketua panitia, Joni Gobai, S.IP, M.Si, dalam laporanny
Bagikan
SUGAPA – Bappeda Kabupaten Intan Jaya menggelar kegiatan rapat monitoring meja pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan semester I Kabupaten Intan Jaya tahun 2016, Kamis (11/8) pecan lalu, di aula DPU Intan Jaya.
Ketua panitia, Joni Gobai, S.IP, M.Si, dalam laporannya mengatakan, maksud rapat monitoring meja untuk mengetahui capaian kinerja berdasarkan program dan kegiatan pembangunan yaitu tingkat capaian realisasi keuangan maupun realisasi fisik. Serta untuk mengetahui dan membahas masalah atau kendala yang dihadapi dalam melaksanakan setiap kegiatan pembangunan oleh setiap SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Intan Jaya.Tujuannya, pertama, untuk mendapatkan informasi mengenai pengelolaan kegiatan. Yaitu tentang keluaran, manfaat, dan dampak dari kegiatan pembangunan yang dilaksanakan, maupun yang sudah berfungsi, sebagai umpan balik bagi pengambilan keputusan dalam rangka perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan pengendalian program pembangunan selanjutnya.Kedua, untuk mengkaji apakah kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan telah sesuai dengan rencana. Ketiga, untuk membahas dan mengidentifikasi masalah yang timbul agar langsung dapat diatasi dengan mencari solusi bersama.“Metode yang digunakan dalam rapat monitoring adalah Focus Group Discution (FGD),” ujarnya.Lebih lanjut dikatakan, hasil yang diharapkan dalam rapat monitoring meja ini adalah terhimpunnya data laporan realisasi keuangan dan fisik pelaksanaan APBD semester I tahun anggaran 2016 sebagai data dasar untuk mengetahui tingkat capaian hasil, manfaat dan dampak serta teridentifikasinya masalah atau hambatan yang dihadapi setiap SKPD dalam melaksanakan program dan kegiatan pembangunan. Agar segera dicari solusinya dan dapat sedini mungkin dalam rangka peningkatan realisasi fisik maupun keuangan pada semester berikut dan sebagai bahan pengambilan kebijakan perencanaan pembangunan selanjutnya. Kedua, sebagai dasar pelaksanaan monitoring lapangan.Peserta rapat monitoring meja adalah para kepala SKPD, Kasubbag program dan bendahara dari setiap SKPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Intan Jaya.“Penyelenggaraan rapat monitoring meja di lingkungan pemerintah Kabupaten Intan Jaya dibiayai melalui APBD Kabupaten Intan Jaya tahun 2016 pada DPA SKPD Bappeda Kabupaten Intan Jaya,” ujarnya. (ros/has)
Bagikan artikel ini


