NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) telah optimis bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) akan terus mengalami peningkatan atau melampaui target di setiap tahun berjalan.

Misalnya pada tahun 2025 lalu pemerintah daerah melalui Bapenda Kabupaten Nabire telah menargetkan PAD sebesar Rp80 miliar, namun di sepanjang tahun 2025 itu PAD telah diperoleh hingga dapat melampaui batas atau target sebesar Rp173.550.000.000.

Dari pendapatan PAD tahun 2025 itu, untuk Kantor Bapenda Nabire telah berhasil memungut pajak dan retribusi sebesar 100 miliar, sementara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil lain juga diberikan tanggung jawab untuk menghasilkan pajak dan retribusi.

Dikatakan Kepala Kantor Bapenda Nabire, Yusuf Sirampun Pirade, ST., MT, kepada Papuapos Nabire, Senin (2/02/2026) di ruang kerjanya menambahkan, PAD tahun 2025 dapat melampaui target atas dukungan dan pastisipasi para wajib pajak dan retribusi serta dan dukungan pegawai Bapenda yang tidak kenal lelah turun lapangan.

Lanjut Yusuf Pirade, dari pendapatan PAD yang telah melampaui target itu atas dukungan 13 OPD penghasil bersama Bapenda yang terus melakukan tugasya demi mewujudkan pembangunan daerah dan Kembali juga optimis tahun 2026 target PAD sebesar 100 M akan terlampaui target.

Untuk itu, diharapkan kepada OPD penghasil lain yang tugasnya memungut pajak dan retribusi dapat merasa terpanggil untuk melaksanakan tugasnya meningkatkan PAD demi mewujudkan kemandirian daerah.

Karena dengan adanya efisiensi anggaran yang telah ditentukan dan ditetapkan oleh Pemerintah Pusat, maka sesungguhnya hal ini dapat memacu semangat daerah untuk dapat bekerja secara maksimal demi peningkatan PAD.

Selaku Kepala Bapenda Kabupaten Nabire telah optimis, bahwa pada tahun 2026 ini PAD yang telah ditargetkan Rp100 M, akan bisa tercapai dengan melakukan intervensi dan ekstersifikasi pajak dan retribusi PAD dan hal ini tentunya menjadi harapan semua masyarakat Kabupaten Nabire.(des)