Bangun Kesadaran Hukum, SMPN 2 Wanggar Bekerja Sama dengan Polisi
NABIRE - Dalam membangun akan kesadaran hukum dan bahaya Narkoba, pihak sekolah SMP Negeri 2 Wanggar bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam hal ini Polsek Nabire Barat guna memberikan materi hukum dan bahaya akan Narkoba. Bahkan, pihak sekolah juga meminta aparat polis
Bagikan
NABIRE - Dalam membangun akan kesadaran hukum dan bahaya Narkoba, pihak sekolah SMP Negeri 2 Wanggar bekerja sama dengan aparat kepolisian dalam hal ini Polsek Nabire Barat guna memberikan materi hukum dan bahaya akan Narkoba. Bahkan, pihak sekolah juga meminta aparat polisi ikut memantau anak SMPN 2 Wanggar yang berseragam dan suka berkeliaran di jam-jam efektif belajar.
Pada kegiatan kerja sama ini disusun berupa jadwal, sehingga pada setiap bulan di minggu kedua pihak aparat kepolisian secara langsung menjadi inspektur upacara pada kegiatan Upacara Senin pagi dan ada juga jadwal pada minggu terakhir dalam satu bulan, pihak kepolisian diberikan kesempatan untuk menyampaikan materi dalam bentuk sosialisasi hukum dan sosialisasi tertib berlalu lintas.Demikian dikatakan Kepala SMPN 2 Wanggar Ramelan Tahanina, S.Pd.M,MPd kepada Papuapos Nabire Selasa (18/10) di ruang kerjanya seraya menambahkan, bukan kita menunggu hingga ada kasus barulah kita memberikan sosialisasi hukum dan juga jangan sampai ada kasus Narkoba baru kita ingatkan generasi muda.Akan tetapi, lanjutnya, mulai saat ini semua stekholder punya kewajiban yang sama untuk memerangi bahaya Narkoba yang kini makin marak di kalangan generasi muda, apalagi dengan masuknya Narkoba ke Kabupaten Nabire yang kian marak, sehingga kini Nabire bukan lagi sebagai daerah transit melainkan sebagai daerah tujuan Narkoba.Sehingga, tambah Ramelan, lewat dunia pendidikan SMPN 2 Wanggar melihat ini sebagai potensi kerawanan yang akan merusak masa depan anak-anak kita, bahkan akan merusak mental dan moralitas generasi negeri ini, akhirnya sekolah mengambil keputusan untuk kerja sama dengan polisi untuk perangi Narkoba.Selain pemberian materi bahaya Narkoba, pihak sekolah juga memberikan kesempatan bagi Polisi untuk memberikan materi sosialisasi hukum bagi pelaku kejahatan dan juga materi tertib berlalu lintas. Dimana kita lihat saat ini anak-anak kita yang baru masuk usia remaja suka ugal-ugalan dengan kendaraan di jalan raya tanpa berpikir panjang bahwa apa yang dilakukan itu berbahaya.Untuk itu, katanya, program kerja sama yang dilakukan oleh pihak sekolah dan aparat kepolisian Polsek Nabire Barat ini bukan kegiatan sementara, akan tetapi program berkelanjutan yang akan dilakukan pada setiap semester berganti dan ini kontinyu setiap bulan sekali agar hal-ahal yang penting ini menjadi ingatan anak yang akan dibawah dimanapun anak itu berada. (des)
Bagikan artikel ini



