NABIRE - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Kabupaten Nabire, bekerja sama dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nabire, terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak di wilayah ini. 

Kolaborasi erat ini menjadi fondasi penting untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 yang berkualitas, dimulai dari kesehatan reproduksi dan keluarga yang optimal.

Sekretaris IBI Kabupaten Nabire, Rabaniati, S.Tr,Keb, yang juga merupakan Pengurus Cabang (PC) IBI Kabupaten Nabire, menyampaikan hal tersebut saat diwawancarai di Aula DPPKB, Rabu (25/06/2025). 

Ia menekankan bahwa setiap kegiatan yang melibatkan peran serta bidan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya ibu dan anak, sehingga kesejahteraan mereka dapat lebih baik di masa depan.

Dalam kegiatan pemasangan implan yang dilaksanakan dalam rangka Hari Keluarga Nasional (Harganas) ini, Rabaniati mengungkapkan harapannya agar sinergi antara bidan dan pemerintah semakin erat. 

"Diharapkan kita bisa bersinergi, bidan bisa bekerja sama dalam hak-hak standar kesehatan ibu dan anak untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi," ujarnya.

Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator kunci keberhasilan pembangunan kesehatan. Melalui program-program strategis seperti pemasangan implan, IBI dan DPPKB Nabire berupaya keras untuk mencapai target tersebut, yang pada akhirnya akan mempercepat langkah menuju Indonesia Emas 2045.

Program pemasangan implan yang dilaksanakan DPPKB Kabupaten Nabire ini dinilai sangat strategis dalam menekan AKI dan AKB. Implan merupakan metode kontrasepsi jangka panjang yang efektif dan aman, memberikan pilihan bagi ibu untuk merencanakan kehamilan pada waktu yang tepat dan menjaga jarak kelahiran antar anak.

Peran strategis bidan dalam memenuhi hak kesehatan seksual dan reproduksi perempuan, terutama dalam kondisi krisis, tidak dapat diremehkan. Bidan adalah garda terdepan yang mendampingi perempuan di setiap tahapan kehidupan, memastikan mereka memiliki akses terhadap informasi dan layanan kesehatan yang komprehensif.

Dengan demikian, upaya kolektif ini tidak hanya berfokus pada aspek medis semata, tetapi juga memberdayakan ibu untuk lebih aktif dalam merencanakan kehamilannya. Kesadaran akan pentingnya jarak kehamilan yang optimal dan pemanfaatan fasilitas kesehatan akan membantu ibu melahirkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.

Melalui kemitraan yang kuat antara IBI dan DPPKB Kabupaten Nabire serta didukung penuh oleh masyarakat, optimisme untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 semakin membara. Kesejahteraan ibu dan anak adalah investasi terbaik untuk masa depan bangsa yang lebih gemilang.(sam)