MASYARAKAT dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai sedang menanti peresmian Kantor Bupati di Degeidimi, Kigamani oleh Gubernur Papua. Namun, persiapan lokal, khususnya dari pemerintah daerah terkesan belum siap. Pasalnya, pertemuan internal pemerintah untuk membahas persiapan syukuran atas kantor baru di Degeidimi tidak serius. Sebagian pejabat yang seharusnya diharapkan hadir sebagai panitia tidak menghadiri rapat panitia. Menurut sumber yang layak dipercayakan, sebagian anggota panitia peresmian yang datang ke tempat rapat ‘bubar sendiri’ setelah adanya informasi bahwa dana peresmian Kantor Bupati Dogiyai yang dianggarkan, hanya tersisa sebagian saja. Entahlah, menguap kemana, dana yang disiapkan untuk kantor baru. Jika memang demikian kenyataannya, dana yang tersisa cuma separuhnya, wajar bila panitia ogah-ogahan. Mau garuk dari saku panitia, menutupi kekurangan? Karena kesempatan penambahan lewat APBD Perubahan, masih mungkin jika Dogiyai belum melaksanakan APBD Perubahan. Satu pertimbangan lain, apakah mungkin Gubernur Papua akan datang hanya untuk meresmikan sebuah gedung kantor? Sementara itu, KPU Provinsi Papua sudah launching Pilkada Serentak tahun 2018 termasuk Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub), beberapa waktu lalu. Apabila Gubernur Papua, Lukas Enembe ke Dogiyai, kedatangannya tidak sekedar seremonial tetapi ada nuansa politik, apalagi jika Enembe sebagai incameban ikut Pilgub Papua. Karena, ketika masuk tahap kampanye, tidak mungkin kecuali caretaker. Dari dua faktor diatas, layak untuk diprediksi, peresmian Kantor Bupati Dogiyai akan dilaksanakan tahun depan, 2018 bersama Bupati dan Wakil Bupati, Yakobus Dumupa dan Oskar Makay.  Bisa tahun ini, kecuali pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai terpilih dilaksanakan di Dogiyai, bisa dilanjutkan dengan peresmian kantornya.(ans)