Bagi TK/PAUD Tidak Singkron Data dan Aktif KBM Terancam Tutup

NABIRE - Kembali Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD/PNF) Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Renol, S.Pd., M.Pd, mengingatkan semua lembaga TK dan PAUD serta Pendidikan Non-Formal (PNF) yang ada di Kabupaten Nabire soal singkronisasi data dan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di masing-masing sekolah.
Hal tersebut dilakukan, karena pada tahun 2025 lalu di Kabupaten Nabire melalui dinas pendidikan telah resmi menutup 4 PAUD yang dinilai selama 2 tahun pelajaran berturut–turut tidak melaporkan data sekolah untuk disingkronkan maupun laporan keaktifan KBM.
Sehingga untuk saat ini, tinggal 123 TK/PAUD yang masih eksis melaksanakan tugas pendidikan usia dini, karena setiap saat dapat melaporkan singkronisasi data serta aktifitas KBM maupun keadaan sekolah sesuai dengan harapan pemerintah di masing–masing TK PAUD.
Dikatakan Kabid PAUD/PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Renol, kepada Papuapos Nabire, Rabu (20/05/2026) di ruang kerjanya menambahkan, penutupan 4 TK/PAUD yang telah dilakukan pada tahun 2025 lalu telah jelas dengan alasan tidak beroperasi dan juga tidak ada laporan dan proses KBM.
Dengan demikian 4 TK/PAUD yang telah resmi ditutup secara otomatis data-datanya tidak terkafer dalam sistim lagi, sehingga kepada 123 TK PAUD yang hingga saat ini masih eksis berjalan diingatkan untuk selalu melakukan singkronisasi data dan laporan KBM secara online agar juga dipantau oleh Pemerintah Provinsi dan Pusat.
Untuk itu, diharapkan kepada semua Kepala sekolah TK/PAUD maupun operator Dapodik agar dapat bekerja secara maksimal dengan lebih dahulu memperhatikan laporan data serta keaktifan KBM, karena hal tersebut menjadi kunci utama kesuksesan dalam dunia pendidikan dengan kata kunci: ‘data menjadi penting, tanpa data kita hilang segalanya’. (des)
Bagikan artikel ini



