Awal Tahun Pelajaran 2019/2020 SD/Mi dan SMP /MTs Wajib Pakai Batik Nabire
NABIRE - Usai pertemuan dengan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) SD/Mi dan SMP/MTs, pada Jumat akhir pekan lalu Kepala Dinas Pendidikan Danie
Bagikan
NABIRE - Usai pertemuan dengan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) SD/Mi dan SMP/MTs, pada Jumat akhir pekan lalu Kepala Dinas Pendidikan Daniel Maipon, SSTP dan Sekretaris Viktor Tebay, S.Sos.,MAP secara tegas mengatakan, tidak ada istilah tawar menawar lagi, tetapi diawal tahun pelajaran 2019/2020 semua sekolah SD/Mi dan SMP/MTs wajib gunakan baju batik Nabire.Sebab informasi gunakan baju batik Nabire bukan tahun ini baru disampaikan kepada semua pihak, akan tetapi sudah disampaikan berulang–ulang kali termasuk lembaga pendidikan, sehingga tahun ini sudah semua sekolah wajib mengukur batik Nabire.Dan untuk mengukur baju batik Nabire harus diukur pada Penjahit Soppeng yang ada di seputar Pasar Sentral Kalibobo atau pada penjahit yang telah ditunjuk, karena dengan menjahit di penjahit mana saja, terkesan ada modus tiruan batik Nabire yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.Dengan demikian diharapkan kepada Kepsek SD/Mi dan SMP/MTs yang ada di wilayah Kabupaten Nabire hingga ke pedalaman, pesisir dan kepulauan atau dari Goni hingga Kamarisano agar dapat melaksanakan perintah Bupati Nabire untuk wajib gunakan baju batik Nabire bagi guru dan murid.Karena selaku kepala dinas dan sekretaris akan meminta dua Kepala Bidang (Kabid), yakni Kabid SD dan SMP agar selalu memantau atau monitoring bersama pengawas di lapangan soal sekolah mana saja yang telah mengukur baju batik dan juga meminta data langsung ke penjahit soal sekolah yang telah mengukur baju batik khas Nabire.(des)
Bagikan artikel ini



