Asosiasi Bupati Meepago Sepakati 6 Poin Penting Menuju Tatanan Baru
NABIRE - Asosiasi Bupati se wilayah Meepago, Rabu (10/06/2020), bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyepakati beberapa h
NABIRE - Asosiasi Bupati se wilayah Meepago, Rabu (10/06/2020), bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyepakati beberapa hal penting menuju tatanan kehidupan baru (New normal) di wilayah adat tersebut, dengan ketentuan dan syarat berlaku.
Intinya sesuai protokol kesehatan, meskipun Bandara dan pelabuhan laut masih tertutup untuk penumpang.
Para bupati yang ada di Meepago yang diketuai Bupati Nabire itu, melalui sekretarisnya usai menggelar pertemuan bersama stakeholder di masing-masing kabupaten dari data yang diterima media ini mencakup enam (6) poin penting terhitung mulai hari ini, Kamis, 11 Juni 2020 dalam upaya mempercepat penanganan Covid-19 di beberapa kabupaten wilayah tersebut.
Pertama, kata Sekretaris Asosiasi Bupati Meepago, Yakobus Dumupa, hari ini kami para bupati se wilayah Meepago bersama Forkopimda yang ada menggelar rapat lanjutan dalam rangka membahas upaya dan langkah percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di wilayah Meepago, pertama, wilayah Meepago masih tertutup akan akses udara dan laut, terutama Bandara dan pelabuhan laut untuk 14 hari kedepan.
Jelas Yakobus Dumupa, dengan ketentuan akan dilakukan evaluasi kelanjutannya setelah 14 hari kedepan. Kedua, para bupati masih melakukan pembatasan akses jalan darat dengan ketentuan, akan memberi ijin untuk angkutan BBM, angkutan Bama dan keperluan-keperluan lainnya, termasuk pelayanan kesehatan, namun tetap sesuai protokol kesehatan. “Semua kendaraan yang akan diakses dari Nabire ke wilayah kabupaten lainnya di Meepago wajib membawa surat hasil pemeriksaan kesehatan. Tanpa itu kami tidak memberi ijin kepada semua pengguna jalan untuk melintas di jalan trans Papua,” tandas Yakubus Dumupa.
Kemudian ketiga, tambah mantan anggota MRP Papua itu, para bupati juga sudah bersepakat untuk melakukan dan memfasilitasi semua anak-anak sekolah (pelajar), terutama yang akan mendaftar ke sekolah-sekolah yang ada di Nabire dari tingkat SMA/SMK hingga SMP dari kabupaten yang ada di wilayah Meepago.
Berikutnya keempat, tambah Jack Dumupa (sapaan akrabnya), aktifitas perekonomian, peribadahan, pasar dan pemerintahan para bupati sepakat untuk dibuka dengan ketentuan dan syarat tetap mengikuti protokol kesehatan. “Ini syaratnya wajib dan harus dilaksanakan, bila dilanggar akan ditindak sesuai ketentuan yang ada,” ujarnya.
Kelima, lanjut Bupati Dogiyai ini, berkaitan dengan pendaftaran mahasiswa atau mahasiswi baru pihak pemerintah kabupaten di wilayah Meepago akan memfasilitasi calon mahasiswa/i baru dari masing-masing kabupaten tersebut untuk melakukan pendaftaran secara online.
Terakhir keenam, para bupati yang tergabung dalam Asosiasi Bupati Meepago mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait yang ada di masing-masing kabupaten di wilayah Meepago untuk tetap dan selalu menjaga kondisi ketertiban dan keamanan daerah masing-masing dan tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar, terutama menyangkut wabah Covid-19 ini.(wan/eby)
Bagikan artikel ini



