ASN Wajib Buka Rekening Tabunganku, Gaji Terima di Deiyai

DEIYAI - Dalam kepemimpinan Bupati Deiyai, Melkianus Mote dan Wakil Bupati, Ayup Pigome, telah melakukan beberapa langkah maju dan terobosan untuk meningkatkan kedisplinan bagi Aparatur Sipil Negera (ASN), yang efektif untuk mengoptimalkan pelayanan setiap OPD di lingkup Pemerintahan Deiyai, maka 17 Agustus 2025 lalu, Melkianus Mote secara resmi mengesahkan Buku Rekening ‘Tabunganku’, usai Upacara Bendera 17 Agustus 2025, bertempat di Halaman Kantor Bupati Deiyai Tigido, Deiyai, Papua Tengah.
Pengesahan buku rekening Tabunganku dengan tujuan, para ASN maupun para CPNS di setiap OPD di lingkungan Pemkab Deiyai, wajib membuka rekening dan untuk gaji bisa terima dari Deiyai, tidak bisa menerima gaji dari kabupaten lainnya atau ditransferkan.
Langkah tersebut sebelumnya Pemerintah Kabupaten Deiyai mengandeng PT. Bank Papua, sebagai mitra untuk melakukan MoU dalam pelayanan pemberian gaji bagi ASN, belum lama ini di Deiyai.
Kebijakan tersebut merupakan salah satu langkah maju sesuai visi - misi, dalam meningkatkan kedisplinan ASN yang efektifitas, efisien untuk dapat mengoptimalkan pelayanan melalui masing-masing unit kerjanya. Selain itu, langkah tersebut mengoptimalkan peredaraan dan perputaran uang di wilayah Deiyai.

Sesuai kebijakan tersebut, pada 20 Agustus 2025, Bupati Melkianus Mote dan Wakil Bupati Ayup Pigome, telah membuka buku rekening Tabunganku di Bank Papua Cabang Waghete, Deiyai.
Bupati Melkianus Mote mengajak, para ASN dapat segera membuka rekening Tabunganku di Bank Papua Cabang Waghete, di Deiyai.
"Semua ASN wajib buka rekening tabunganku. Mulai September 2025 semua ASN akan terima gajinya lewat rekening Tabunganku dan semua ASN harus terima gaji di Deiyai, tidak ada pegawai yang ambil dari luar Deiyai, seperti Nabire dan lainnya," tegasnya, usai buka rekening Tabunganku di Bank Papua Cabang Waghete, 20 Agustus 2025 kemarin.
Dengan langkah ini, Bupati Deiyai juga memastikan keaktifan para ASN akan semakin meningkat dan akan lebih optimal di dalam menjalankan tugas pelayanan di kantor dan perputaran uang juga akan optimal di Deiyai.
"Selama ini saya mengamati barang-barang jualan dari Mama-mama Papua kurang laku, dengan langkah ini saya yakin jualan sayur-mayur, buah-buahan dari mama-mama akan laku atau dibeli," ungkap Bupati.
Kebijakan tersebut juga sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Deiyai dalam kepemimpinannya melalui gerakan ‘Enaimo Ekowai’, di Deiyai.(hbb)
Bagikan artikel ini



