DEIYAI - Selasa (4/3/25), bertempat di Halaman Kantor Bupati Deiyai, dilaksanakan apel gabungan Apartur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri perdana Bupati dan Wakil Bupati Deiyai.

Bupati Deiyai, Melkianus Mote, S.T menegaskan, kepada seluruh peserta apel bahwa yang dibutuhkan dalam pekerjaan adalah orang-orang yang loyal dalam pekerjaan. Tidak hanya selalu berpikir Panjang, namun bertindak cepat dalam melakukan pekerjaan.

“Ada beberapa kebijakan yang saya ambil, maka itu saya berpesan kepada teman-teman atau kepada bapak/ibu bahwa saya butuh orang kerja. Saya tidak butuh orang idealis,” kata Melkianus.

Bupati Deiyai juga menegaskan, bahwa jika ada para ASN yang tidak mendapatkan posisi atau jabatan dalam struktur kepemerintahan, maka jangan kecil hati, tetapi harus tetap semangat untuk bekerja melayani masyarakat.

“Yang kedua bila ada pegawai yang tidak mendapatkan posisi (jabatan), saya berharap jangan berkecil hati. Karena saya ke Deiyai ini saya tidak terlalu mengenal bapak/ibu. Tapi saya akan melihat tiap hari siapa yang kerja dan siapa yang tidak kerja. Jadi yang tidak dapat bagian, jabatan jangan berkecil hati,” ujarnya.

Bupati yang bergelar Sarjana Teknik ini juga melarang kepada semua ASN agar tidak mengambil yang bukan hak mereka. Apalagi mengambil hak-hak rakyat berupa bantuan-bantuan.

“Saya juga melarang kepada semua pegawai, jika ada bantuan apapun dari Pemda, jangan ambil, atau yang punya rakyat. Karena kita hadir untuk bekerja,” ungkap bupati yang bermarga Mote ini disambut tepuk para peserta apel.

Bupati yang baru memimpin apel ini juga menegaskan soal kedisiplinan ASN dalam bekerja. Dalam menjalankan pemerintahan, yang dibutuhkan adalah orang-orang rajin dan tepat waktu dalam mengerjakan berbagai pekerjaan.

“Seperti yang tadi saya sudah sampaikan bahwa saya butuh orang yang bekerja, setia dan yang rajin. Saya akan tunggu di depan kantor sini seperti tadi,” katanya.

Dalam hal pangkat dan kesejahteraan pun bupati terangkan, bahwa akan membantu para pegawai untuk meningkatkan dan memperhatikan hal-hal teknis yang menunjang pekerjaan para pegawai, seperti sertifikasi dan pendidikan.

“saya juga akan memperhatikan teman-teman pegawai negeri dalam hal sertifikasi yang dibutuhkan atau Fim atau apapun, dan saya juga akan memperhatikan benefit. Yang penting bapak ibu punya tugas adalah menunjukan kinerja di lapangan. Itu yang saya butuh,” tekannya.

Pesan berikut terkait penegasan kedisiplinan. Bupati akan Sidak pada setiap hari untuk memantau para pegawai yang benar-benar kerja dan yang tidak kerja. Sidak akan dijalankan pada setia dinas. Hal ini dilakukan untuk meningatkan kedisiplinan pegawai dalam bekerja. “Yang berikut adalah, setiap hari saya akan Sidak,” katanya.

Hal-hal lain juga yang ditambahkan bupati adalah soal pembagian jabatan di lingkup pemerintahan. Bupati tegaskan, bahwa di apel perdana ini belum bisa membagikan tugas, tetapi akan lebih menilai atau mempelajari terlebih dahulu.

”Hal lain, mungkin hari ini banyak PNS yang hadir karena mungkin berpikir mau bagi jabatan. Jabatan hari ini saya tidak bagi. Mungkin sebelum-sebelumnya apel perdana itu mau bagi jabatan. Tidak, karena saya akan melihat semuanya. Siapa yang berhak untuk mendapatkan itu. Dan yang membantu saya untuk kita kerja. Jangan bupati tidak di tempat orang tidak masuk. Jadi kalau saya tidak di tempat para pegawai harus tetap masuk bekerja. Mungkin itu yang dapat saya sampikan. Hal-hal lain mungkin akan saya sampaikan pada apel-apel berikut,” tutupnya.(humas deiyai/hbb)