NABIRE – Aparat keamanan dari jajaran atau se wilayah Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih dan Kepolisian Daerah (Polda) Papua siap mengamankan secara Very-Very Important Person (VVIP) selama Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo beserta rombongan melakukan kunjungan ke Kabupaten Nabire, Provinsi Papua. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit, sebelum memimpin rapat terbatas di Makodim 1705/Paniai mengatakan aparat keamanan, baik itu TNI/Polri di wilayah Papua siap mengamankan kunjungan kerja (Kunker) Presiden Joko Widodo selama berada di Papua, tepatnya di Kabupaten Nabire. Diterangkan jenderal bintang dua itu, kepada sejumlah awak media Selasa (19/12/2017) di Makodim 1705/Paniai, pada prinsipnya pihak aparat keamanan di Papua siap menerima dan mengamankan kunjungan beliau (Pak Jokowi, panggilan akrabnya) ke Nabire, Papua. Sementara itu secara terpisah, Danrem 173/PVB Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa, pada saat apel gelar pasukan menyampaikan, apel gelar pasukan ini harus total untuk pengamanan, mulai dari H-1 sampai H+3 dalam rangka kunjungan kerja Presiden RI dan rombongan di Provinsi Papua, dalam hal ini di Kabupaten Nabire yang merupakan wilayah teritorial Kodam XVII/Cenderawasih. “Kita wajib memberikan pengamanan terbaik untuk RI-1 dalam kunjungannya di Papua, karena kunjungan Presiden adalah untuk pembangunan Papua, khususnya di kabupaten dan daerah terpencil seperti di Kabupaten Nabire ini,” tambahnya. Selanjutnya mewakili Pangdam, dirinya mengatakan setiap Dansatgas dituntut mampu melaksanakan tugasnya dengan maksimal, serta dalam menghadapi berbagai situasi yang mungkin terjadi di lapangan. Selain itu, Pangdam juga berharap apel gelar pasukan itu dapat memotivasi diri dalam melaksanakan tugas pengamanan. Danrem 173/PVB menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas, yakni pertama, laksanakan Pengamanan VVIP dengan penuh rasa tanggung jawab, tingkatkan koordinasi dan kerjasama guna memaksimalkan pelaksanaan tugas. Kedua, personel Satgaspam harus tahu siapa dan berbuat apa sesuai tanggung jawab masing-masing. Ketiga, pedomani prosedur penanganan tindakan dan laporkan pada kesempatan pertama bila terjadi sesuatu di lapangan secara hirarki. Keempat, check and recheck sebelum, selama dan sesudah Presiden RI dan rombongan menuju ke objek yang dituju. Kelima, perhatikan faktor keamanan personel, materiil dan teliti dalam setiap kegiatan.(wan)