NABIRE – Aparat keamanan dalam hal ini Kepolisian Resor Nabire dengan dibackup unsur TNI dari Kodim 1705/Paniai dan stakeholder siap mengamankan (baca:kawal) jalannya pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu), baik Pileg dan Pilpres 17 April 2019 nanti. Kesiapan pengamanan Pemilu di wilayah hukum (Wilkum) Polres Nabire, yang juga membawahi Kabupaten Dogiyai ini, seperti diungkapkan Kapolres AKBP Sonny M Nugroho Tampubolon, S.IK, melalui Wakapolres Nabire Kompol Steyven J Manopo, S.IK pada sebuah dialog yang dilaksanakan di Pro 1 RRI Nabire. Dalam program dialog Nabire menyapa, Kamis (04/04/2019) itu Steyven menyampaikan, untuk pelaksanaan pengamanan Pemilu tahun 2019 ini, Polri bersama unsur TNI dan stakeholder lainnya telah siap mengamankan agenda nasional baik itu pemilihan legislatif dan pemilihan presiden, khususnya di wilayah hukum Polres Nabire.    Dijelaskan J Manopo, untuk jumlah TPS yang diamankan sebanyak 1.128 TPS yang tersebar di Nabire maupun Kabupaten Dogiyai. Jumlah personel Polri dalam pengamanan 397 personel dibackup oleh TNI sebanyak 150 personel (Nabire 100 dan Dogiyai 50 personel), ditambah BKO Brimob Den C sebanyak 45 personel dan BKO dari Polda Papua 40 personel. “TPS terjauh ada 6 distrik, diantaranya di Kabupaten Nabire Distrik Dipa dan Menou, sedangkan untuk Kabupaten Dogiyai, Distrik Mapia Barat, Mapia Tengah, Sukikai Selatan dan Piyaiye,” kata Wakapolres Kompol Steyven. Pada prinsipnya, akhir Steyven Manopo pihak Polri dalam hal ini jajaran Polres Nabire dan unsur TNI serta didukung para stakeholder di wilayah hukum Polres Nabire lainnya siap mengamankan jalannya Pemilu tahun 2019, dengan harapan dapat terlaksana dengan aman dan damai.(wan)