Aparat di Puncak Jaya Bagi Nasi Bungkus untuk Tukang Ojek
NABIRE – Polres Puncak Jaya bersama Kodim 1713 Puncak Jaya membagikan makan siang kepada seluruh tukang ojek di Mulia, Rabu (15/4). Ju
Bagikan
NABIRE – Polres Puncak Jaya bersama Kodim 1713 Puncak Jaya membagikan makan siang kepada seluruh tukang ojek di Mulia, Rabu (15/4). Jumlah tukang ojek yang menerima manfaat tersebut sebanyak 150 orang. Pembagian makan siang itu dipimpin langsung Kapolres Puncak Jaya, AKBP Drs. Mikael Suradal, MM, bersama anggota Kodim setempat. Selain memberi makanan, personel Polri dan TNI juga menghimbau kepada seluruh tukang ojek agar dalam pekerjaannya tetap memperhatikan protocol kesehatan. Diantaranya selalu menggunakan masker dan sarung tangan, usahakan menjaga jarak dengan para penumpang serta rajin mencuci tangan dan berpola hidup sehat. Kapolres Puncak Jaya AKBP Drs. Mikael Suradal, MM saat dikonfirmasi seusai pelaksanaan kegiatan pembagian makanan, mengatakan bahwa sesuai perintah pimpinan agar setiap jajaran membuat dapur umum guna membagikan makanan kepada seluruh masyarakat yang terdampak kebijakan Covid-19. Dan besok akan dilanjutkan lagi hal serupa kepada warga lainnya. “Maka hari ini kami bersama personel TNI yang berada di Kabupaten Puncak Jaya membagikan makanan kepada seluruh tukang ojek Mulia,” ujar AKBP Suradal, seperti dalam rilis yang diterima di Nabire Rabu (15/4/2020). Dikatakan, kegiatan itu semata-mata dilakukan demi kemanusiaan. Rencananya, akan laksanakan tiap hari. Dan selain kepada tukang ojek, hal serupa juga akan diberikan kepada masyarakat di hari–hari mendatang. “Hal ini guna meringankan beban hidup terutama dimasa tanggap pandemi. Maka dengan kehadiran Polri-TNI ini setidaknya dapat meringankan beban seluruh masyarakat,” kata dia. Sementara itu, salah satu tukang ojek di Mulia, Daeng Rate, mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Polres Puncak Jaya bersama TNI dalam membagikan makanan. "Terima kasih kepada Kapolres Puncak Jaya dan TNI yang telah memberikan makanan kepada kami. ini sangatlah bermanfaat terlebih dalam situasi seperti sekarang ini dimana pembatasan sosial diterapkan dimana-mana sehingga mau tidak mau berpengaruh terhadap penghasilan kami " ujar Daeng Rate. (pas)
Bagikan artikel ini



