Angka Kemiskinan PPT Tertinggi ke-2 di Indonesia
NABIRE - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua menyampaikan, gambaran umum kemiskinan Provinsi Papua Tengah (PPT) per Maret 2024 diangka kemiskinan tertinggi ke-2 di Indonesia, dengan nilai rata-rata anggota rumah tangga empat sampai lima jiwa.

NABIRE - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua menyampaikan, gambaran umum kemiskinan Provinsi Papua Tengah (PPT) per Maret 2024 diangka kemiskinan tertinggi ke-2 di Indonesia, dengan nilai rata-rata anggota rumah tangga empat sampai lima jiwa.
"Jumlah penduduk miskin berjumlah 308,48 dalam ribuan jiwa, dengan garis kemiskinan sebesar Rp764.115, presentase penduduk miskin (PO) 29,76 persen, indek kedalaman kemiskinan (P1) 5,955 persen, dan indek keparahan kemiskinan (P2) 1,84 persen, berdasarkan profil kemiskinan Maret 2024 yang dipublikasikan oleh BPS Provinsi Papua sesuai arahan," kata August Adam selalu staf ahli di BPS Nabire.
Ditemui di ruang kerjanya, Selasa (30/07/2024), August menambahkan, untuk garis kemiskinan perkotaan itu sendiri sebesar Rp920.104 dan garis kemiskinan perdesaan sebesar Rp714.270. Untuk komoditas makanan yang memberikan sumbangan terbesar pada perkotaan adalah beras dengan persentase 15,57 persen, sedangkan pada daerah perdesaan adalah ketela rambat/ ubi dengan persentase 12,66 persen.
Adam menjelaskan, jumlah penduduk miskin di daerah pedesaan sebesar 297,56 ribu jiwa. Jauh lebih tinggi dibandingkan daerah perkotaan sebesar 10,92 ribu jiwa. Persentase penduduk miskin di daerah pedesaan 37,98 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan daerah perkotaan 4,32 persen.
Lanjut Adam, persentase penduduk miskin di Indonesia, Bali menjadi provinsi dengan persentase penduduk miskin terendah di Indonesia. Sedangkan Papua Tengah menjadi yang tertinggi ke-2 dari 38 provinsi di Indonesia.
"Jadi pengertian penduduk miskin adalah penduduk yang punya rata-rata pengeluaran di bawah garis kemiskinan, artinya pendapatan masyarakat ini semakin meningkat," ucapnya.
Dimana penurunan angka tersebut menjadi yang tertinggi di Indonesia, sehingga kami memberikan apresiasi bahwa wilayah di Papua angka kemiskinannya naik.(sam)
Bagikan artikel ini



