NABIRE - Data Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi Sumber Daya dan Mineral Provinsi Papua Tengah tahun 2023, jumlah angka Pencari Kerja (Pencaker) di seluruh kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah tercatat mencapai 12.640 orang. Saat ini, tahun 2026, jumlah Pencaker sudah menembus 14 ribu orang. Dari jumlah Pencaker yang cukup tinggi ini merupakan salah satu maalah besar yang dihadapai Pemerintah Papua Tengah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja, Tranmigrasi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah.

“Solusi untuk mengurangani jumlah angka Pencaker yang sudah terdata 14 ribuan lebih ini, hanya melalui pembukaan investasi. Karena lewat pembukaan investasi semua tenaga kerja akan terserap ke dunia kerja,” kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Papua Tengah, Fretz J. Boray kepada Papuapos Nabire, Selasa (17/3/26) di ruangan kerjanya.

Ditambahkan, selaku istansi teknis langkah yang diambil selama ini untuk mengurangi angka kerja adalah Job Fair pada tahun 2023 lalu.

Langkah kedua, kata dia, adalah vokasi. Lebih banyak dinas mengirim masyarakat untuk belajar keterampilan. Salah satunya melalui kursus mekanik, latihan pengelasan, kursus menjahit, latihan komputer dan pelatihan budidaya ikan air tawar melalui biosaf.

Ditegaskan, saat ini angka jumlah Pencaker di 8 kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah cukup tinggi. Sehingga diharapkan ke depan ada pembukaan lapangan pekerjaan dan juga pembukaan invetasi guna menyerap angka Pencaker yang terdata hingga saat ini. (des)