NABIRE - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai minta perumahan dinas bagi anggota legislator. Sebab hingga saat ini, tidak ada perumahan dinas bagi anggota dewan di Kabupaten Dogiyai. Karena, anggota DPRD bekerja di Dogiyai sehingga harus menetap di tempat tugas, bukan tinggal di daerah lain seperti Nabire. Anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, Yoseph Minai akhir pekan kemarin mengatakan, sangat disayangkan, selama ini Pemerintah Kabupaten Dogiyai tidak pernah memikirkan untuk pembangunan rumah dinas bagi anggota legislatif. Akibat dari tidak ada rumah dinas, sebagian anggota dewan dari Kabupaten Dogiyai selama ini tinggal di Nabire. “Saya ini anggota DPRD Kabupaten Dogiyai, sehingga harus tinggal di Dogiyai. Bukan tempat tinggal di Nabire, tetapi kerjanya di Dogiyai. Malu, kerja di Dogiyai tetapi tinggalnya di Nabire,” tuturnya sambil menambahkan, pemerintah Kabupaten Dogiyai harus membangun perumahan bagi anggota dewan, supaya bisa menetap di Dogiyai, di tempat tugas. Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan sudah menyampaikan kekurangan perumahan tersebut kepada Sekretariat DPRD dan Pemkab Dogiyai supaya secepatnya membangun perumahan dinas untuk anggota dewan. Putera Saikonai, Distrik Sukikai Selatan ini menyatakan heran karena Dogiyai sudah 10 tahun lebih setelah definitif tetapi sampai saat ini tidak punya perumahan dinas bagi anggota dewan. Padahal di daerah lain yang baru dimekarkan saja, ada perumahan dinas untuk anggota dewan. Minai juga mengatakan lucu kalau seorang anggota dewan dari Dogiyai tinggal di Nabire padahal kerjanya di Dogiyai, karena tidak ada perumahan anggota DPRD di Dogiyai.(ans)