Jayapura,- Dua dari tiga anggota Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Purom Wenda yang ditangkap oleh Tim Khusus Kepolisian Daerah Papua ditetapkan sebagai tersangka, dalam serangkaian kasus penembakan di wilayah Pegunungan Papua.   Penetapan tersangka terhadap kedua anak buah Puron Wenda, sebagaimana hasil pemeriksaan penyidik Ditreskrim Polda Papua. Keduanya berinisial UT dan NW secara mengejutkan mengakui telah terlibat dalam sejumlah aksi penembakan di Papua. Sedangkan seorang lagi berinisial UY dijadikan saksi yang kemudian dibebaskan. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes (Pol) Patrige menegaskan bahwa kedua tersangka sudah lama menjadi target kepolisian, atas kasus penyerangan terhadap anggota Polri. “Kita tetapkan dua orang sebagai tersangka, selanjutnya akan kita periksa lagi sebagai tersangka,”kata Patrige, Selasa (27/1). Sesuai pengakuan tersangka, sambungnya, mereka terlibat dalam penyerangan pada tanggal 28 Juli 2014 di Kampung Nugume, Distrik Pirime, dengan korban 2 Anggota Polres Lanny Jaya meninggal dengan sadis serta senpi mereka dirampas. Keduanya juga terbukti terlibat dalam penyerangan pada tanggal 1 Agustus 2014 saat berada di Ujung Bandara Pirime dengan korban tertembak Pratu Rois. Sementara penyerangan ketiga terjadi di Kampung Wuringgame, Distrik Jiwili pada 4 Agustus 2014 dengan korban Bripka Sukardi yang terkena rekoset peluru. “UT ini yang terlibat penyerangan, kalau NW ini tugasnya hanya mengambili senjata anggota kita yang sudah dilumpuhkan,”bebernya. Patrige menambahkan, saat ini pihaknya masih mengembangkan pengakuan kedua tersangka. Atas perbuatannya keduanya dijerat Pasal 340  dan 365 KUHP serta UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. “Kami harap dengan tertangkapnya mereka aka nada anggota KKB lainnya yang tertangkap,” tegasnya. Sebelumnya, Kapolda Papua, Irjen (Pol) Yotje Mende meyakini tertangkapnya tersangka yang terlibat dalam kasus penyerangan di Pirime tersebut akan membawa bukti baru terkait kasus di Pirime tersebut.“Mereka ini ada dalam daftar pencarian kita pasca penyerangan, bersama dengan beberapa anggota KKB lainnya seperti si Rambo Lanny Jaya alias TW, NW, OW, IW, YT, KW, KLW, AW, Enden Wanimbo, dan Purom Okiman Wenda,”ujar Yotje. (Syaiful)