NABIRE - Perhimpunan Masyarakat Nusantara disingkat Permata yang rencananya akan mengelar aksi demo damai pada Rabu, 8 Mei 2024 (hari ini) dibatalkan dengan berbagai pertimbangan.


Selanjutnya aksi demo damai untuk menuntut keadilan dan Papua damai digantikan dengan digelarnya do'a bersama di beberapa tempat atau titik.
Sebelumnya, sesuai edaran yang diterima awak media ini, dari pihak penanggung jawab setelah berkoordinasi dengan pihak Polres Nabire disarankan tidak melaksanakan aksi demo damai, diganti dengan audience perwakilan mereka dengan Pj Gubernur Papua Tengah yang diwakili oleh Plt Sekda Papua Tengah.


Selain itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan beraktifitas berjalan seperti biasanya. Dan bagi warga yang terlanjur masak buat acara besok, untuk acara doa bersama di tempat masing-masing, seperti di Bumi Wonorejo, SP 3, SP 2 dan SP 1, Karadiri SP B, SP C Lagari dan SP A Wami.


selanjutnya, ketika hal ini dikonfirmasikan kepada pihak Polres Nabire menyampaikan beberapa hal, diantaranya pertama terkait dengan edaran ajakan aksi demo damai, bersama ini masyarakat Nabire diimbau untuk tidak ikut dalam rencana aksi demo, ketika akan dipaksakan, karena pihak penanggung jawab sudah menyatakan membatalkan rencana aksi tersebut.


Kepada seluruh warga, bahwa Pj Gubernur Papua Tengah siap menerima perwakilan untuk audiensi atau tatap muka dengan perwakilan dari masyarakat pendatang dan dapat beraktivitas seperti biasa, dan percayakan kepada perwakilan untuk menyampaikan aspirasi dimaksud, termasuk kepada Pemkab Nabire.


Untuk itu, masyarakat Nabire diminta untuk bersama-sama menjaga Sitkamtibmas Kabupaten Nabire agar tetap aman dan kondusif. Selain itu, tetap menjaga toleransi antar umat beragama, dan toleransi dalam bermasyarakat.(wan/pal)