Aksi Penyerangan Terjadi Lagi di Dogiyai
DOGIYAI – Aksi penyerangan kembali terjadi lagi di wilayah Kabupaten Dogiyai. Informasi yang diterima media ini, pada Senin (5/5/25) sekitar pukul 16.30 WIT, terjadi aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok anak muda terhadap Danki Satgas Yonif 756/WMS.

DOGIYAI – Aksi penyerangan kembali terjadi lagi di wilayah Kabupaten Dogiyai. Informasi yang diterima media ini, pada Senin (5/5/25) sekitar pukul 16.30 WIT, terjadi aksi penyerangan yang dilakukan sekelompok anak muda terhadap Danki Satgas Yonif 756/WMS. Aksi penyerangan dengan menggunakan anak panah dilakukan terhadap korban saat sedang melakukan aktivitas olahraga sore hari.
Kronologis kejadian, sekitar pukul 16.30 Wit, Danki bersama 5 personil Satgas Yonif 756/WMS tengah berolahraga lari sore dengan rute jalan utama Trans-Nabire Enarotali, tepatnya pada Jalan Raya Kampung Ekemanida, Distrik Kamu, Kabupaten Dogiyai. Saat melintas di Jalan Raya Kampung Ekemanida, rombongan mengalami percobaan penganiayaan menggunakan alat tajam oleh Orang Tak Dikenal (OTK). Saat rombongan mencoba berbalik arah, dihadang sekelompok massa berjumlah sekitar 15 orang yang didominasi anak-anak di bawah umur dengan membawa alat tajam panah dan parang. Danki melaporkan kejadian kepada pos Satgas Yonif 756/WMS melalui saluran HT untuk segera menurunkan regu evakuasi.
Regu evakuasi menggunakan 2 unit kendaraan roda empat melakukan evakuasi di TKP Kampung Ekemanida. Saat kembali dari TKP menuju ke Pos Satgas, rombongan evakuasi bersama Danki mendapat penyerangan menggunakan anak panah. Akibat penyerangan itu, Dantim regu evakuasi terkena anak panah.
Pihak aparat keamanan mengamankan salah seorang yang diduga bagian dari pelaku penyerangan, ET. Dari keterangan ET saat diiterogasi didapat informasi jika dirinya mengenali sejumlah pelaku yang iktu dalam aksi penyerangan itu, diantaranya AT, JG, ME dan PT.
ET menuturkan, dirinya sedang bermain bola bersama teman-temannya diajak oleh AT untuk mengambil panah dan menyerang Danki beserta 5 anggotanya yang sedang berolahraga lari sore diseputaran Jalan Raya Kampung Ekemanida. Dan sejumlah informasi lainnya.
Atas kejadian itu, personil Polres Dogiyai yang dibackup personil Brimob Kotis Yon C Nabire melakukan penebalan pada beberapa titik vital di pusat areal Kota Moanemani. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya gelombang massa yang ingin melakukan aksi di dalam pusat areal Kota Moanemani.
Hingga malam hari, situasi di Dogiyai masih menghangat. Sekitar pukul 18.39 WIT, terjadi aksi penyerangan menggunakan anak panah terhadap pos pengamanan Jembatan Kayu Kali Tuka. Aksi penyerangan juga dilakukan kelompok pemuda dengan menggunakan anak panah serta batu terhadap Mapolsek Kamuu. Penyerangan itu mengakibatkan seorang anggota Polsek Kamu, AN terkena anak panah pada bagian depan rompi namun tidak menembus rompi. Personil lainnya, LR juga terkena anak panah pada bagian lengan tangan sebelah kanan yang dilesatkan dari arah Kantor Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Dogiyai. (ppn)
Bagikan artikel ini



