NABIRE - Akses pintu masuk pagar tembok di belakang Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nabire yang selama ini menjadi pintu masuk bagi oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab ke dalam rumah sakit dan membuat ketidaknyaman bagi pasien maupun petugas telah dilas mati dan tidak lagi menggunakan kunci gembok.

Kegiatan las mati pintu belakang pagar tembok belakang RSUD Nabire, langsung diperintahkan oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd, pada saat melakukan kunjungan kerja bersama Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, pada pertengahan Agustus lalu.

Dalam wawancara via telepon genggamnya, Plt Sekda Nabire lebih jauh mengatakan, segala bentuk kegiatan yang kurang memberikan kenyamanan bagi pasien maupun petugas di RSUD Nabire harus secepatnya diambil langkah tegas dan biarlah semua pintu masuk dan keluar lewat satu pintu yang mudah dipantau oleh petugas keamanan yang ada di depan.

Karena selama ini, selaku Plt Sekda mendapatkan laporan ada oknum-oknum masyarakat yang masuk dan suka berkeliaran di rumah sakit pada malam hari, ternyata dicek, oknum-oknum ini masuk lewat pintu belakang dengan merusak kunci pintu pagar belakang dan seenaknya masuk dan ke laur di jalur belakang RSUD Nabire.

Untuk itu, dengan sigap cepat, selaku Plt Sekda meminta agar pagar pintu belakang yang gemboknya sudah dirusak agar dilas mati dan tidak lagi menggunakan kunci gembok lagi, agar telah ada laporan oknum–oknum yang berkeliaran di malam hari, karena semua pengunjung pasien maupun petugas di sore dan malam hari sudah lewat satu pintu.(des)