NABIRE – Kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Lagari 3 menuju Lagari 4 kini dalam keadaan memprihatinkan. Berdasarkan pantauan langsung tim Papuapos Nabire di lapangan, Minggu (25/01/2026), sebagian badan jalan poros tersebut telah amblas. 

Kerusakan ini memakan sebagian sisi jalan, sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan yang melintas dan menciptakan potensi bahaya bagi masyarakat setempat.

Kondisi ini sangat membahayakan para pengendara, terutama bagi mereka yang sedang menempuh perjalanan menuju arah Lagari 4. Kerusakan yang terjadi cukup dalam dan curam, sehingga jika pengendara tidak konsentrasi atau melintas di malam hari dengan penerangan minim, risiko kecelakaan tunggal sangat tinggi. Saat ini, di lokasi titik amblas tersebut hanya terpasang garis polisi (police line) sebagai tanda peringatan darurat bagi pengguna jalan.

Meski sudah ada garis polisi, tanda tersebut dinilai belum cukup menjamin keselamatan dalam jangka panjang. Para warga dan pengendara yang melintas merasa khawatir jika intensitas hujan terus meningkat, pengikisan tanah akan semakin meluas dan menyebabkan jalan terputus total. 

Kerusakan ini menjadi ancaman serius bagi kelancaran arus logistik dan mobilitas warga yang sangat bergantung pada akses jalan poros tersebut.

Sehubungan dengan kondisi kritis ini, masyarakat sangat berharap adanya perhatian serius dari pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten Nabire maupun pemerintah pusat melalui kementerian terkait. 

Penanganan permanen perlu segera dilakukan sebelum kerusakan bertambah parah. Warga mendesak agar segera dilakukan perbaikan konstruksi pada titik yang amblas guna mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di jalur Lagari 3 - Lagari 4 Distrik Makimi masih terpantau tersendat karena kendaraan harus bergantian saat melewati titik kerusakan. 

Pengendara diimbau untuk terus berhati-hati dan mengurangi kecepatan saat mendekati area yang dipasangi garis polisi demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.(sam)