NABIRE - Akibat angin kencang pada Jumat (2/2) dan 5 pohon besar roboh hingga membuat 5 titik kabel Jaringan Tegangan Menengah (JTM) ikut putus dan rata diatas tanah dan membuat aktifitas listrik di wilayah Makimi padam total satu malam. Setelah angin kencang yang membuat sejumlah pohon roboh itu membuat masyarakat Distrik Makimi harus was-was, karena disepanjang ruas jalan Makimi hingga kota terlihat masih banyak pohon besar yang ada di kiri dan kanan ruas jalan tersebut. Dari adanya pemadaman listrik tersebut membuat tingkat komunikasi masyarakat jadinya lumpuh, karena jaringan Telkomsel di wilayah Distrik Makimi juga tidak bisa berfungsi hanya bisa dengan jaringan listrik darikota, alias Telkomsel Makimi tidak punya Mesin Diesel sendiri. Ketika hal ini dikonfirmasihkan melalui Manager PT PLN Rayon Nabire Mutakin membenarkan adanya 5 titik pohon yang roboh membuat JTM juga ikut roboh diatas tanah dan tidak bisa diselesaikan atau dipasang kembali pada malam hari. Untuk itu, pagi hari Sabtu (3/2) barulah dikerahkan sejumlah staf lapangan untuk turun ke Lagari dan memasang kembali jaringan yang putus hingga sore hari dan pada Sabtu sore itu juga lampu listrik kembali menyala atau normal. Lanjut dikatakan Mutakin, bukan saja listrik wilayah Makimi yang padam akibat angin, akan tetapi hal yang sama terjadi di wilayah Yaro Makmur dan sekitarnya, sehingga petugas dibagi menjadi 4 kru atau 4 tim, sehingga ada yang ke Lagari, Yaromakmur dan ada tim bertugas dalam kota dan sekitarnya. Untuk itu, kepada masyarakat Lagari/Distrik Makimi dan masyarakat lain yang listriknya padam akibat angin kencang yang disertai dengan robohnya kayu pohon, sesungguhnya itu bukan hal yang dapat disengaja akan tetapi itu akibat alam yang menimpa kita semua.(des)