Jayapura,- Lebih dari 9000 personel Polri disiagakan oleh Kepolisian Daerah Papua untuk mengamankan jalannya Pemilihan Legislatif maupun Pemilihan Presiden di Provinsi Papua maupun Papua Barat, pada 2014 ini.   Kapolda Papua, Inspektur Jenderal M.Tito Karnavian kepada wartawan menegaskan jumlah personel yang diagakan untuk pengamanan Pemilu dapat berubah. Dimana untuk pelaksaan masa kampanye maupun pemungutan suara, kepolisian mengerahkan 2/3 kekuatan, sedangkan untuk masa tenang 1/3 kekuatan. "2/3 kekuatan dikerahkan saat pelaksanaan Kampanye maupun pemungutan suara, sedangkan untuk masa tenang 1/3 kekuatan Polda Papua. Kalau, ditafsirkan sekitar 9000 lebih personel," terang Tito usai memimpin apel pasukan Pemilu 2014 di Lapangan SPN Jayapura, Selasa (4/2). Menurut Kapolda, jumlah personel yang disiapkan tersebut, belum termasuk bantaun dari TNI maupun Linmas. "Linmas ini diperbantukan untuk pengamanan di setiap TPS, namun permasalahannya sejauh ini ada Pemda yang belum merekrut Linmas. Namun jumlah saya belum tahu persis," kata Tito. Terkait masalah ini, Kapolda meminta kepada para Pemerintah Daerah setempat, agar segera merekrut Linmas, untuk kemudian dilatih guna persiapan pengamanan di TPS dalam Pemilu mendatang. "Ini perintah UU, jadi Pemda jangan cuek," tukasnya.