NABIRE - Sebanyak 64 murid lulusan SMP/MTs pada tahun pelajaran 2020/2021 pada Jumat (10/6) telah mengikuti tes masuk progam Afirmasi Adem yang dibuka Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Melkias Pekey, S.Pd, S.Ip, MM.

Dalam arahannya kepala bidang mengatakan, tes Afirmasi ini untuk mengikuti kegiatan belajar di sekolah menengah yang ada di luar Papua. Diprioritaskan bagi putra dan putri Papua atau Orang Asli Papua(OAP) yang ada di Nabire.

Katanya, saat ini dilakukan tes bagi 64 murid yang baru saja dinyatakan lulus pada sekolah tingkat SMP/MTs yang ada di Kabupaten Nabire. Dari jumlah yang banyak ini tidak mungkin semua akan dinyatakan lulus. Tetapi dinas akan kembali melihat pada hasil tes yang dilakukan saat ini. 

“Sehingga kita hanya bisa mengirimkan nama yang lulus sebanyak 22 orang ke Dinas Pendidikan Provinsi Papua untuk selanjutnya diseleksi lagi,” katanya.

Program Afirmasi Adem untuk Kabupaten Nabire diberikan kuota hanya 11 orang. Sementara angka peminat anak-anak masyarakat yang lulus SMP/MTs cukup meningkat dari tahun ke tahun.

Untuk itu bagi para peserta yang akan dinyatakan lulus, diharapkan menanggung biaya tiket keberangkatan ke Jayapura.  Selanjutnya pemerintah provinsi akan mengembalikan biaya tiket langsung bagi para peserta yang lulus.

Bagi peserta yang akan lulus, diharapkan pandai–pandai menjaga diri dan juga harus mampu menyesuaian diri. Sebab anak-anak dari Nabire ke luar Papua untuk bersaing dengan anak-anak lain dalam bangku studi.

Sehingga selaku orang Dinas Pendidikan Kaupaten Nabire hanya bisa melaksanakan kegiatan tes dan mengirimkn nama–nama 22 orang ke provinsi.  Selanjutnya kewenangan Dinas Pendidikan Provinsi yang akan menentukan kelulusan sesuai kuota Nabire sebanyak 11 orang.(des)