Jayapura,- Kepolisian Daerah Papua memprioritaskan enam Polres di wilayah Papua yang menjadi fokus utama dalam pengamanan Operasi Ketupat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1435 Hijriah. Ke-enam Polres tersebut yakni, Polres Jayapura Kota, Polres Jayapura, Polres Merauke, Polres Manokwari, Polres Sorong Kota dan Polres Fak-fak.   Kepala Satuan Tugas Operasi Daerah Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Halim Pagarra mengatakan, prioritas tersebut disebabkan Polda Papua hanya melaksanakan Operasi Imbangan dalam Operasi Ketupat yang dilaksanakan serentak dari Mabes Polri. Dimana dari seluruh Polres yang ada di Papua, 25 Polres menjadi prioritas kedua, sedangkan 6 Polres menjadi prioritas pertama dalam pengamanan Operasi Ketupat di Papua. ”Ada 6 Polres yang menjadi Prioritas pertama,  25 Polres lainnya menjadi prioritas ke dua. Karena Papua cuma imbangan saja dari seluruh Polda se Indonesia,” kata Halim Pagarra, Selasa (22/7). Berdasarkan data tahunan Operasi Ketupat, kata Halim Pagarra, untuk angka kecelakaan di tahun 2013 terjadi penurunan 50 persen dari tahun 2012. Demikian juga untuk korban meninggal dunia, serta pelanggaran yang dikenai sanksi. ”Untuk pelanggaran di tahun 2012 sebanyak 611, sedangkan tahun 2013 sebanyak 304. Kebanyakan pelanggar roda dua,” jelas Halim Pagarra yang juga Direktur Lalulintas Polda Papua.  Menurut Halim Pagarra, Operasi Ketupat tahun 2014 ini merupakan operasi kemanusian, yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat dengan melakukan penindakan hukum seminimal mungkin. Penegasan ini, sambung Halim, sebagaimana penyampaian Kapolri, Jenderal Polisi Sutarman dalam pembukaan pelaksanaan Operasi Ketupat yang dilaksanakan secara serentak di Indonesia. ”Untuk yang berpotensi kecelakaan akan dikenai tindakan hukum, tapi memang seminimal mungkin,” tegas dia. Sedangkan terkait Pos Operasi Ketupat yang disediakan Polda Papua, Halim Pagarra menyatakan hal itu akan dilakukan oleh Polres – Polrs diwilayah masing-masing. Namun Polda Papua juga akan memprioritaskan pengamanan dipintu masuk Papua, baik Pelabuhan atau Bandara. ”Kalau soal pos, nanti Polres-Polres yang akan isi baik Pos Pelayanan maupun Pos Pengamanan, kami hanya memback up,” kata Halim.